Posts

Showing posts from 2016

Cerita di Tahun 2016

Image
Tersirat gundah dibalik sebuah tawa yang begitu menggelora, yang semarak, serentak lalu menggema, tepat di waktu awal mula tatkala kembang api pertama mulai menyalak dan meledakkan angkasa dengan percikan rona yang membuat mata terpana.

Seketika sangkakala memainkan musiknya, yang merepet layaknya senapan mesin yang membabat seluruh lembar waktu yang telah lalu. Menyalak satu persatu, diiringi peluk haru di sela riuhnya malam itu, terselip sebuah tanya, "akankah terjadi lagi pengulangan cerita yang dulu?" Dengan mata masih mengadah ke angkasa, dalam hati dia menjawab "entahlah!"

Cerita yang Tertinggal, D'Qiano

Image
Ada awal, pasti ada akhir, seperti halnya sebuah kisah perjalanan selalu diakhiri pada satu kata, pulang. 




Cerita sebelumnya: Lucunya Martin

Perjalanan #PesonaBanjarnegara akhirnya tiba ke check point terakhir, D'Qiano Hotel & Hot Water Park. Sebuah tempat penginapan unik yang namanya diadaptasi dari akronim ketiga nama anak sang pemiliknya. D'Qiano mengusung konsep yang unik, yakni memadukan penginapan dengan hot water park. 

TRMS Serulingmas : Komplek Penuh Kenangan

Image
Setiap penjelajah pasti memiliki dua opsi pilihan dalam setiap perjalanannya, yakni memilih berhenti lalu berpulang ke tempat awal atau maju terus melanjutkan ke tempat lainnya.

Meskipun bukan sebagai seorang penjelajah, namun nyatanya saya berkesempatan mencicipi rasanya memilah-milah dua pilihan yang dimiliki seorang penjelajah. Bersama kawan-kawan blogger dalam acara #AyoPlesirMaringBanjarnegara pada akhirnya saya memilih (diagendakan) untuk maju terus melanjutkan ke tempat wisata lainnya. Dan tujuan #PesonaBanjarnegara selanjutnya ialah Taman Rekreasi Marga Satwa (TRMS) Serulingmas di Kabupaten Banjarnegara.

The Pikas dan Pengalaman Pertama

Image
Siang itu, awan mendung mulai nampak berbaris, siap menurunkan hujan gerimis. Namun, kami masih asyik saja dengan obrolan seputar acara Plesiran ke Banjarnegara. Acara yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara, dengan mengundang sekitar dua puluh (ternyata sembilan belas) Blogger untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Banjarnegara. Selama Tiga hari Dua Malam ke depan kami akan menikmati #PesonaBanjarnegara. Blogger Plesir Maring Banjarnegara.
Sebagian Peserta #AyoPlesirBanjarnegara
Jika dengan berkendara mobil, jarak antara Purwokerto dengan Banjarnegara itu hanya berkisar di angka satu setengah jam saja. Namun, dengan hujan deras sebagai kawan perjalanan, maka tak terasa sudah dua jam lebih berkendara. Melintasi banyak genangan yang penuh tipuan lubang jalanan, mau tak mau mobil dijalankan agak perlahan. Alon-alon asal kelakon, Perlahan asal selamat sampai tujuan.

Meet and Greet Nasmoco Club dengan Toyota Team Indonesia (TTI)

Image
Purwokerto menjadi kota terakhir dalam pergelaran Kejurnas Indonesia Night City Slalom (INCS) 2016. Putaran terakhir Seri ke-7 yang akan digelar di Gor Satria Purwokerto, tanggal 12 November 2016 akan menawarkan persaingan ketat antar tim yang bertanding. Salah satu tim unggulan dalam INCS 2016 ini ialah Toyota Team Indonesia (TTI), menurunkan empat peslalom andalannya yang terdiri dari: Adrianza Yunial, Anjasara Wahyu, Alinka Hardianti, danMiko Mahaputra. Para peslalom andalan TTI berpeluang untuk menjadi yang terbaik di kelas masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan untuk TTI dalam putaran terakhir Seri ke-7 ini, Nasmoco Purwokerto sebagai dealer resmi Toyota di wilayah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga.Dengan mengundang Komunitas Toyota yang tergabung dalam wadah Nasmoco Club, Nasmoco Purwokerto menggelar acara Meet and Greet dan makan malam bersama dengan para peslalom TTI diRumah Makan Mang Engking Purwokerto, Jl. HR. Boenyamin, Pabuaran, Purwokerto Utara, Jumat malam (11/10…

Cerita Dalam Cerita

Image
Mau menulis apa itu bukanlah sebuah masalah, namun yang jadi masalah adalah ketika sudah tahu mau menulis tentang apa, tapi kebingungan mengenai cara eksekusinya. Perihal kejomplangan tentang cara penulisannya adalah hal yang biasa. Semua penulis mungkin pernah mengalaminya, yang menjadi pembeda adalah bagaimana cara mereka mengatasinya.
Adalah ironi, ketika kita tahu bahwa sesungguhnya kita punya ide yang hebat, namun ketika akan menuliskannya, kita merasa tersesat. Seperti halnya aku, yang kini terdiam terpaku di hadapanmu, selembar kertas putih tanpa noda. Sudah sedari tadi, aku terdiam tanpa bisa menggerakkan kedua tanganku menuliskan ide yang aku punya. Perihal kamu, yang sedari tadi menatapku tanpa bosan terus tersenyum seolah menyemangatiku, tapi tahukah kamu? Bahwa tatapanmu itu justru membuatku semakin gugup layaknya malam pertama kita dahulu.

Tiga Tulisan Berbeda

Malam ini terasa seperti biasa, kembang seroja mekar pada waktunya. Rembulan bersinar terang seperti biasa, burung balam pun tidur nyenyak di pelukan kekasihnya. Tak seperti biasa, kedua mata tak mau terpejam meski seribu bait doa sudah dipanjatkan kepada sanak sodara, dan juga kepada alam semesta. Entah kenapa, mungkin efek kopi yang sudah bekerja. Ah seperti biasa, kopi efeknya bekerja lambat, tak seperti Pak Jokowi yang terus giat bercuap untuk “Kerja, kerja, dan kerja” namun nyatanya kopi tak ada pengaruhnya, seperti pengaruh beliau yang cuma dijadikan bahan lelucon bagi kawan politiknya. Ah seperti biasa.
Kata orang, make up terbaik wanita adalah senyumannya. Namun dengan gaya yang tak biasa, kau datang mengejutkan dunia. Membuat para pria lari lintang pukang mengejarmu, mengejar cintamu. Entah kenapa, kau malah mengindahkan semuanya. Seperti ciri khasmu yang tak biasa, ternyata seleramu akan pria juga tak biasa. Entah kenapa aku, sosok yang jauh dari kata biasa, dan cenderung men…

My Travel Wish Tixton : Yogyakarta

Image
Tidak terasa bulan di kalender sudah memasuki bulan jelang akhir tahun. Akhir tahun yang biasanya terisi penuh dengan acara diskon akhir tahun. Tapi aku disini takkan membahas tentang diskon akhir tahun. Tapi, akan membahas tentang liburan akhir tahun. Terkadang setiap manusia membutuhkan yang namanya liburan, aku pun begitu. Aku butuh sekali yang namanya liburan.Pada Liburan akhir tahun kali ini, aku memilih Kota Yogyakarta sebagai destinasi utama. Liburan Impian, Kota Yogyakarta.
Sumber : Yogyakarta
Kenapa aku memilih Kota Yogyakarta? Karena aku ingin menikmati suasana Kota Yogya lebih lama. Dalam sejarahnya, aku hanya pernah satu kali ke Kota Yogya, dan itu dulu di waktu TK. Masa dimana, momen disuapin emak adalah masa terindah yang sulit untuk diulang ketika masa dewasa. Masa dimana, uang seribu masih terasa begitu banyak, dan bisa untuk jajan makanan pasar beraneka rupa.

Penginapan Dekat Lawang Sewu di Semarang

Image
Jika kamu penyuka sejarah, tentunya tahu tentang sebuah gedung yang selalu ramai dibicarakan sebagai tempat angker di Semarang, Jawa Tengah. Konon, setiap yang datang akan mendengar suara aneh atau perasaan seperti diikuti sesuatu. Anehnya, cerita seram yang beredar justru membuat wisatawan ingin berkunjung ke gedung tersebut. Ada yang sekadar penasaran, ada pula yang memang ingin membuktikan rumor tersebut. Yap, betul. Kita mengenalnya sebagai Lawang Sewu.
source : www.tutorialoka.com
Dulunya, bangunan tersebut merupakan sebuah perusahaan kereta api swasta yang disebut dengan Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS, di mana Lawang Sewu dijadikan sebagai kantor pusatnya. Bangunannya sangat artistik, dan bentuknya yang tinggi pun dipenuhi banyak pintu, membuat sirkulasi udara berjalan baik. Sehingga, suhu ruangan selalu jauh dari rasa panas.

Cerita Alena

Bukan bermaksud meratap, atau berharap ditatap, tapi sekiranya pernahkah mulutmu mengecap, kata yang tak pernah terucap?
Bagi setiap manusia, menangis adalah hal yang biasa. Tapi tidak dengan aku yang tak terbiasa untuk mencurahkan rasa lewat cucuran air mata. Aku hanyalah wanita biasa, yang lebih sering tertawa gila daripada berurai air mata. Aku wanita biasa, yang lebih mudah jatuh dari tangga daripada jatuh cinta. Jatuh cinta itu rasanya bagaimana? Apakah rasa sakitnya akan sama dengan jatuh dari tangga? Aku tidak tahu, dan aku ingin tahu. Sejak saat itu. Sejak kepergiannya dulu. Entah berapa lama waktu berlalu, aku tak tahu.

Sosok itu Bernama Kirana

Kepada ombak di lautan, apakah kabar disana baik-baik saja? Bagaimana kabar kedua orang tuaku yang kau ajak pergi dahulu? Bagaimana kabar kedua adikku yang kau paksa untuk ikut pergi juga? Wahai ombak di lautan, tolong sampaikan kabarku pada mereka. Bahwa aku disini baik-baik saja, dan aku rindu berkumpul dengan mereka.
Namanya Kirana, gadis cantik berkacamata yang jadi pelanggan setia Kafe Semesta, Kafe yang aku kelola, sebulan setelah wisuda. Setiap minggu, dia akan datang pada pukul dua lalu pulang pukul enam menjelang senja, selalu begitu di tiap minggunya. Entah untuk apa, entah ada kepentingan apa, dan entah sedang menunggu siapa, aku tidak tahu dan (awalnya) aku tak ingin tahu.
--------------------------------------------------------

Pada Akhirnya, Manusia Hanya Bisa Berencana

Image
Cerita ini dimulai dengan kisah seorang lelaki tua yang mendapat lotre di malam hari, lalu terkaget, pingsan tak sadarkan diri, lalu ditemukan mati di pagi hari. Tak sempat berpesta, tak sempat jadi orang kaya, semuanya terasa sia-sia, keluarganya seketika berduka. Lotere membawa nestapa.
Kisah diatas adalah kisah kakekku, seorang lelaki tua dari kota kecil di tengah Jawa. Tapi tulisan ini bukan tentang kisah kakekku, tapi tentang hidupku, tentang kisah cintaku. Namaku Lestari, lengkapnya Lestari August Signora. Aku terlahir secara kebetulan, di malam purnama ketika ayahku sibuk dengan garapan disertasinya, dua puluh lima tahun yang lalu. Lestari nama titipan kakekku, August nama pemberian ibuku, dan Signora nama pemberian ayahku. Setelah aku tahu, ternyata Signora diambil dari julukan Juventus, La Vecchia Signora (ya, ayahku fans Juventus). Signora berarti Nyonya. Nyonya Muda, begitu mereka memanggilku sejak kecil dulu.

OrangeTV, Jagoannya Sepak Bola

Image
Sepak Bola Eropa sebentar lagi akan memulai pertarungannya untuk memperebutkan titel juara musim 2016-2017. Sepak Bola sudah menjadi olahraga favorit manusia seluruh dunia. Dengan kemajuan teknologi yang semakin maju dan berkembang, memudahkan banyak pertandingan Sepak Bola yang disiarkan secara Live, salah satunya melalui penyiaran lewat saluran TV, baik itu melalui TV biasa maupun TV yang berbayar dan berlangganan. Salah satunya TV berbayara yang menyiarkan pertandingan sepak bola secara Live adalah OrangeTV. OrangeTV, sebagai TV berbayar unggulan, dengan Jargonnya “Jagoannya Sepak Bola”, kembali menjadi yang TV berbayar unggulan dan terlengkap dalam menyiarkan pertandingan LIVE Liga Inggris, Liga Champions & Europa, Liga Spanyol, Ligue 1, MLS, Eredivisie, Bundelisga selama 3 musim, sampai musim 2016-2019 mendatang.
OrangeTV, Jagoannya Siaran Sepak Bola
Lalu bagaimana caranya untuk menikmatinya? Caranya mudah, Cukup dengan mengaktifkan paket Sporty+ ( Kode Paket 18 – KUBand )  atau…

Hanya Menuliskan Saja

Menuliskan, hanya itu yang bisa dilakukan kedua tangannya, tatkala mulutnya terkunci rapat, pendapatnya dibungkam dengan moncong senapan. Kepekaan logikanya ternyata dianggap begitu berbahaya oleh para penguasa. Dilepasnya di tengah masyarakat buta, yang tak lagi peduli akan sekitarnya, kecuali soal harta dan kuasa. Bagaikan domba yang keluar dari mulut Buaya, lalu diburu oleh Segerombol Serigala, utusan Sang Penguasa. Lari dan lari, hanya itu yang dia tahu selain kedua tangannya yang terus menyebar kata di setiap jalanan kota.
---------------------------------------------------------------------------

Di negerinya, berbicara secara terbuka adalah hal yang tak biasa. Lewat pintu belakang adalah hal yang biasa. Hukum hanyalah formalitas semata, tiada lagi agama yang kebenarannya nyata, semua sudah dicampur dengan segala hal yang beraneka rupa. Berbicara secara terbuka tak lagi terbuka seperti jaman dahulu kala. Selalu saja ada makna dan maksud di balik setiap ucapan yang keluar dari mul…

Fenomena Lidi-lidian

Image
Setiap tren baru akan cepat mudah menyebar jika dihubungkan dengan anak muda. Tak peduli itu gaya hidup, game, makanan, tempat hits yang instagram-able, ataupun tentang sebutan-sebutan khas anak muda. Semua akan menyebar dengan begitu cepatnya. Pokoke Move On
Untuk urusan aplikasi permainan, game Pokemon GO lagi menjadi tren anak muda jaman sekarang. Tak peduli usia, tak peduli kalangan tua muda semuanya lagi heboh mendownload dan memainkannya. Tak peduli meski di Indonesia belum ada secara resmi, tapi banyak juga penggunanya. Bisa dilihat dimana-mana banyak orang yang sibuk mondar-mandir kesana kemari dan terpaku menatap layar gadgetnya, demi mencari monster pokemon. Tapi tulisan ini bukan membahas tentang Pokemon GO, tapi bahasan yang lain.

Sebuah Cerita, Tentang Secangkir Kopi

Image
Secangkir kopi pertama di pagi hari, tak lagi panas seperti biasanya. Menjadi hangat seperti kamu ketika tahu bahwa ada sosok yang menyukaimu. Bagi sang waktu, merubah sikap seseorang terasa begitu mudah. Semudah merubah panas menjadi hangat seperti kopimu di pagi hari. Kamu memang begitu, tak suka meminum langsung ketika panas, namun hanya menghirup perlahan aromanya, lalu dibiarkannya mendingin begitu saja. Seperti halnya kamu dalam menjerat perhatiannya, begitu keras kau menolaknya, begitu tajam kau menyindirnya, lalu perlahan kau membalas perhatiannya. Dengan lembut, dengan hangat, seperti halnya secangkir kopi pagi yang kau minum dengan lambat, dan terlambat. Secangkir Kopi
Secangkir kopi pertama di pagi hari sekarang tersisa sesesap saja. Masih saja betah duduk sendiri disini, merenungi waktu, tanpa peduli akan jeritan handphonemu. “Bos Besar!” hanya itu yang terlihat ketika sekilas melirik ke layar sentuhnya. Tak peduli, yang dibutuhkan hanya waktu sendiri. Mau dipecat pun tak pe…

Tulisan Edisi Hari Raya Idul Fitri

Image
Sekiranya selalu ada akhir dari sebuah perjuangan. Pada akhirnya, perjuangan menghadapi segala macam godaan hawa nafsu dan menahan rasa lapar dahaga dengan berpuasa selama sebulan penuh berakhir sudah. Dengan gema takbir sebagai penanda hari suci, hari kemenangan yang ditunggu, setelah berjuang sebulan berpuasa menahan segala godaan nafsu.
Opor Ayam
Hari Raya Idul Fitri, Hari yang begitu dinanti, di hari yang suci kita semua kembali fitri dengan dompet penuh dengan lembaran uang yang warna-warni. Hari Raya Idul Fitri, hari dimana kita saling bersilaturahmi dan sembari mencicipi segala makanan yang dikeluarkan dari lemari. Entah itu nastar, kastengels, astor, sampai rengginang semuanya begitu menarik hati. Seperti halnya dia, sosok wanita yang entah kenapa pas hari lebaran semakin cakepan.

Sebuah Cerita: Pesan Terakhir

Segelas kopi hitam yang dipesan dibiarkannya menjadi dingin. Hanya pahit yang tersisa ketika dia menyesapnya, menyesapnya perlahan, dalam diam. Sejenak matanya terpejam, menerawang kembali kerlipan kenangan yang perlahan datang terbayang. Tentang adegan-adegan terakhir penghabisan kisan cintanya. Masih hangat di pipinya bekas tamparan, tampak semburat merah tersisa di kulit putihnya. Semua terjadi begitu cepat, seperti halnya kilatan petir yang datang mengagetkan, lalu kabur meninggalkan suara yang menggetarkan langit.
Begitulah dia, sosok wanita yang tersisa dari segelintir lelaki yang masih ada di tengah sepinya Kafe Senja di malam hari. Entah kenapa, dia hanya diam mematung sendiri, mata menerawang ke awang-awang, menatap langit malam yang sesekali menjadi terang oleh kilatan sang halilintar. Dia masih saja diam, ketika kopi hitam kedua pesanannya datang. Membiarkannya, dijejerkan di samping kopi lama yang masih tersisa. Selayaknya kisah cinta yang tak pernah usai, selalu saja ada s…

Cerita Di Toko Buku

Tumpukan buku semakin berdebu seiring berjalannya waktu. Di pojokan sebuah toko buku, terselip sebuah cerita masa lalu. Cerita tentang sepasang kekasih yang saling merindu. Merindu ingin bertemu, merindu ingin bertatap muka, tersenyum lalu tersipu malu. Sepasang kekasih yang hanya bisa merindu tanpa bisa bersatu. Cinta lama kadang begitu indah ketika mengenangnya, begitulah kalimat penutup dalam sebuah cerpen di majalah edisi hari minggu.
*Lanjutan dari tulisan lalu yang berjudul Senja di Bulan Juni*

Tidur Adalah Kesadaran

Tidur adalah sebuah alasan, alasan untuk pergi sementara dari dunia nyata. Pejamkan mata, lalu pas bangun sadar-sadar udah jam setengah dua. Bangun kesiangan memang seperti makan buah simalakama. Antara pahit dan manis, rasanya tercampur semua. Manisnya tak perlu pusing mikir tugas negara, pahitnya harus jempalitan hidup seadanya. Tak punya uang untuk beli kuota, tak punya uang untuk membeli cincin permata. Cincin permata untuk Pevita. Ah memang, semuanya terjadi karena ada alasannya.
Sekiranya tidur bukanlah pilihan, pilihan ketika mata terus saja menyala. Bukan karena menunggu balasan chat dari dia, atau bolak balik scroll timeline-nya, tapi karena tontonan sepak bola. Turnamen Piala Eropa. Sungguh demi dewa, Piala Eropa datangnya pas bulan puasa. Bisa dibayangkan betapa bahagianya saya sebagai fans sepak bola layar kaca. Antara ibadah dan sepak bola berjalan seirama, berdua bergandengan tangan, duh mesranya. Sekiranya memang benar kata Wina Natalia, Bahagia Itu Sederhana!

Cerita di Bulan Puasa

Image
Pada akhirnya yang tersisa dari sebuah cerita masa lampau adalah rasa kenangan, yang terpatri dalam ingatan, yang terkenang sepanjang masa, tak peduli akan batasan usia. Seperti halnya sebuah cerita, bulan ramadhan bagiku adalah bulan penuh cerita. Bulan penuh berkah, bulan penuh kegembiraan, bulan penuh acara buka bersama dengan kawan-kawan.
Sumber
Tak hanya sebatas menahan godaan minuman dan makanan, godaan akan nafsu mata, godaan dalam berucap kata. Bulan puasa banyak bermunculan berbagai macam cerita. Cerita yang bermacam makna, mulai dari kenangan masa lalu, ataupun kenangan masa kecil, semuanya tercampur begitu saja. Hanya ada di bulan puasa, yang datangnya hanya di bulan ramadhan saja.

Tentang Pengalaman Pertama

Image
Awalnya, mengulas tempat nongkrong anak muda bukanlah aliranku, bukanlah pilihan untuk tulisan dalam blogku. Tapi entah kenapa dengan kebisingan yang aku dapatkan di tempat ini, memberiku ide untuk mengulas sedikit banyak tentang tempat ini, sebuah warung yang lagi terkenal di kalangan anak muda daerah Kota Satria, Purwokerto. Warung Ora Umum.
Sumber Foto
Ramai derai, penuh canda tawa, dan ditambah hujan deras yang menggila, semakin menambah keramaian siang itu. Aku suka hujan, tapi tak suka ketika dia datang tanpa peringatan. Seketika datang berhamburan, memberiku dua pilihan, lanjut jalan tapi kebasahan atau berhenti lalu masuk ke dalam sekedar nyari makanan. Ya, aku pilih opsi kedua. Tanpa aku sadari, ternyata perut kelaparan bisa menentukan pilihan.

Terbaru dari Toyota, All New Sienta

Image
Akhirnya, secara resmi PT Toyota Astra Motor meluncurkan mobil terbarunya bernama Toyota All New Sienta. Pertama kali, Toyota All New Sienta dirilis pada acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yang diadakan pada tanggal 7-17 April 2016.

Dengan mengusung konsep Multi Activity Vehicle (MAV), Toyota All New Sienta menawarkan desain mobil yang akan memanjakan segala aktivitas penggunanya. Tidak hanya fungsional, Toyota All New Sienta memiliki desain yang modern dan dinamis dengan eksteriornya yang lebih stylish dan modern. Toyota All New Sienta merupakan mobil dengan performa yang baik dan mampu memberikan kenyamanan berkendara. Selain itu, Toyota Sienta juga dilengkapi dengan berbagai fitur dan teknologi seperti power sliding door, dive-in seat, serta transmisi CVT.

Wisata di Pulau Bali

Image
Pulau Bali dengan segala keindahan alam dan budayanya memang tak pernah bosan untuk kita kunjungi dan diabadikan lewat jepretan kamera. Bagi sebagian pelancong luar negeri, tak lengkap rasanya jika datang ke Indonesia tanpa berkunjung ke Pulau Bali. Bagi para turis lokal, Pulau Bali masih menjadi destinasi idaman untuk menghabiskan waktu liburan, baik itu sendirian, bersama kekasih, atau wisata keluarga.
Pulau Bali menawarkan banyak wisata yang beraneka rupa, mulai dari wisata budaya, wisata cita rasa (makanan), sampai wisata panorama alam yang indah. Alangkah baiknya, sebelum berkunjung ke Bali untuk membuat rencana akan seperti apa hidup disana. Dan berikut saran (pertanyaan) wisata dari saya:

Cara Mengatasi Writer's Block

Image
Entah kenapa dalam beberapa hari terakhir, menulis menjadi sesuatu yang sulit untuk saya lakukan. Rasanya bingung, rasanya aneh dan terasa begitu janggal untuk kembali menulis. Bukan karena malas, bukan karena enggan menulis, bukan karena tidak ada ide menulis, bukan juga karena banyak pekerjaan. Enggak, dan entah kenapa saya tak tahu sebabnya kenapa?
Sumber
Pernah mencoba menulis yang ringan tapi tetap tak bisa, mau mencoba menulis tulisan yang agak berisi tetap saja tak bisa. Saya (merasa) banyak ide, tapi tak bisa menuliskannya. Banyak waktu untuk menulis, tapi tak bisa menentukan mau menulis apa. Jujur saja, saya pun bingung sebabnya kenapa? Apa iya, saya itu lagi kena writer’s blockTapi kak, saya kan bukan penulis, cuma seorang blogger kemarin sore yang butuh job review.

Minggu Pagi di Praketa Kopi

Image
Minggu pagi, biasanya masih berkutat di alam mimpi, namun tidak hari ini. Bersama Mas Pradna, Mbak Olip, dan Kawan-kawan Blogger Banyumas, saya sudah duduk manis di Praketa Kopi. Mendapat Undangan, Merayakan satu tahun ulang tahun Praketa Kopi, kami diajak meracik dan menyeduh kopi sendiri. Bukan dengan cara biasa, namun dengan berbagai alat penyeduh kopi yang ada. Bagi seorang penikmat kopi tradisional seperti saya, yang terbiasa membuat kopi dengan cara biasa, membuat kopi dengan alat penyeduh kopi itu sesuatu hal yang tak biasa, pengalaman pertama. Pengalaman pertama, dan tak yakin dengan rasa kopi yang saya cipta. Ah tapi sekiranya, saya sudah pernah mencobanya. Sumber: Olipeoile.com

Tentang Satu Pertanyaan

Image
Dua minggu bukanlah waktu yang sebentar. Baginya dalam keadaan biasa, dua minggu bisa menghasilkan lima atau delapan tulisan. Namun tidak saat ini, baginya dua minggu adalah waktu yang terbuang percuma, tanpa karya, tanpa tulisan. Semua itu membuatnya gila, sampai suatu sore, aku bertanya pada dirinya “What’s Your Goal?”. Dia bingung, dia celingukan, bukannya menjawab dia malah balik bertanya “How about you? What’s Your Goal?”Kampret!Ditanya bukannya ngasih jawaban, malah ngasih pertanyaan! What's Your Goal?
Terkadang kehidupan jaman sekarang itu membingungkan, untuk menghadapinya perlu kesabaran ekstra. Dia itu seperti wanita pada umumnya, yang suka memberi banyak kode-kode, tanda-tanda tak jelas. Terkadang dia bicara apa adanya, namun terkadang dia bicara layaknya seorang filsuf jawa, perlu waktu ekstra untuk aku bisa mencerna apa maksudnya. Layaknya Derrida, dia selalu memberi pertanyaan balasan tatkala aku bertanya pada dirinya. Teori Dekonstruksi, dia menyebutnya dan dia tergil…

Gadis Bermata Biru

Image
Hidup adalah pilihan, begitulah katanya. Kata dia, seorang gadis bermata biru yang sering aku sebut dalam tiap doa. Menerima dirinya, menyatu pada dunianya, bagai menelan mentah buah simalakama. Terasa begitu pahit, namun begitu legit, itulah kamu wahai gadis bermata biru. Nasibmu dan nasibku bagai pinang dibelah kapak tumpul. Tidak rata, dan tidak seirama. Tak bisa menyatu, tak bisa mencapai titik temu. Itulah kamu, sosok yang kini menjadi abu-abu. Ada dan tiada, kini nasibmu tiada ada bedanya.
Hidup adalah perjuangan, begitulah kilahmu tatkala aku tanya kenapa kamu memilih menjadi sosok seperti itu. Sosok yang banyak orang mencibirnya, namun banyak juga orang yang mencarinya. Rela bayar mahal, demi sekedar untuk mendengar desah nafasmu yang binal. Bagimu, kehidupanmu kini adalah perjuangan, tak peduli seluruh dunia memakimu perempuan sundal. Bagimu apalah arti dunia, yang hanya bisa memaki tanpa bisa memberi sedikit rasa empati. Bagimu dunia itu tidak ada artinya, hanya sebatas tempa…

Sungai Kata

Image
Sungai kata, yang mengalir jauh menembus setiap batas ideologi yang hampir sama namun nyatanya berbeda. Melarutkan berbagai macam rasa, menghanyutkan berbagai macam jenis jiwa, mulai dari yang suka mengembara, suka mencinta, dan mereka yang hanya suka menuliskannya saja. Aliran katanya perlahan namun pasti akan mengalir dari setiap gurun gersang sekalipun. Tanpa terkecuali.
Sungai Zambezi
Sungai kata, yang mengalir jauh dari puncak kebesaran logika dan bermuara pada samudra kedalaman jiwa. Kebesaran logika yang mengakui dirinya ada, kebesaran logika yang mengakui bahwa dirinya manusia, dan mampu membedakannya antara dia dan mahluk hina melata di seberang alam sana. Kedalaman jiwa, hanya ada kedalaman yang tersisa dari setiap kata yang mengalir lewat sepuluh jari yang dibantu dua mata, hanya ada sisa rasa yang tertinggal di dasarnya, membuat cerukan, menjadikannya hamparan pemahaman baru.

Sebuah Cerita: Pengalaman Pertama Antara Saya dan MyJNE

Image
Bagi sebagian orang belanja secara online adalah sesuatu yang biasa. Namun tidak bagi saya, pengalaman saya belanja secara online tak beda jauh dengan pengalaman cinta yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Entah kenapa saya lebih menyukai pembelian secara konvensial, secara langsung bertemu dengan pembelinya, melihat barangnya, dan segera membayarnya. Rasa percaya bagi saya adalah segalanya. Aplikasi JNE
Semuanya segera berubah di Bulan Maret Tahun 2016, untuk kali pertama saya melakukan pembelian secara online. Ya secara online, awalnya sih dag-dig-dug, antara penasaran, cemas, khawatir sekaligus bercampur takut. Takut kalau cintanya tak terbalas, barangnya tak sampai tujuan. Tapi untungnya ada JNE, Perusahaan besar yang sudah terpercaya dalam hal pengiriman rindu barang dan logistik. Terpercaya karena selalu tepat sasaran dan tepat waktu dalam proses pengiriman. Sekiranya jika Dewa Asmara kebingungan dalam proses pengiriman cinta kepada tiap hati manusia, mungkin saya bisa menyara…

Book Review: Supernova, Inteligensi Embun Pagi

Image
Judul: Supernova Episode: Inteligensi Embun Pagi Pengarang: Dee Lestari Penerbit: Bentang Pustaka ISBN: 978-602-291-131-9 Tahun Terbit: 2016 Tebal Buku: 710 Halaman.

Supernova Episode : Inteligensi Embun Pagi Akhirnya, episode terakhir dari serial buku Supernova karya Dewi “Dee” Lestari akhirnya terbit juga. Saya mulai mengikuti novel Supernova dari sekuel pertama di tahun 2010-an. Dan mulai tahun 2012 saya mulai mencari dan mengoleksi setiap seri Supernova. Dan akhirnya, Sekuel Supernova yang terakhir berjudul “Inteligensi Embun Pagi” mendarat dengan manja di lemari buku di kamarku untuk melengkapi koleksi buku-buku Supernova yang sudah ada. Supernova sendiri terdiri dari 99 keping, yang terbagi dalam 6 buku serial Supernova. Untuk kali pertama, saya akan mencoba melakukan review buku, dan Supernova Inteligensi Embun Pagi adalah buku pertama yang akan saya review. “Manusia itu ngomong A, padahal B. Mukanya bikin C, padahal di hatinya D. Tujuannya E, tapi mutar-muter dulu sampai Z. Bahasa itu…

Senja di Bulan Juni

Image
Senja di Bulan Juni, tampak begitu indah semburatnya. Pesonanya yang selalu aku suka sejak pertama kali berjumpa. Laksana candu yang membuatku ketagihan selalu. Tiada hari tanpa melihatmu, tak peduli sedang turun hujan ataupun turun salju. Dimana aku melihat langit, disitu aku selalu teringat akan sosokmu, sosok senja yang seolah mengingatkanku pada sosokmu. Sosok yang dulu selalu ada untukku, bersama menatap senja dan menghabiskan secangkir kopi madu, kesukaanmu, kesukaanku, kesukaan kita dahulu.
Senja di Bulan Juni, awal bulan di hari yang tak sengaja. Tak sengaja kenapa aku berhenti di tempat itu, kafe pinggir kota yang menghadap langsung ke arah cakrawala. Kafe Senja, begitulah orang menyebutnya. Entah karena apa, awalnya aku tak tertarik untuk mendatanginya. Namun hari itu, aku tahu kenapa kafe itu diberi nama Kafe Senja. Kafe Senja, yang hanya ramai tatkala waktu senja. Kursi di pinggir jendela, hanya itu kursi yang tersisa, itu pun tanpa sengaja aku harus berebut paksa dengan se…

Ah Iya Lupa

Image
Ditatapnya dalam dalam keramaian di dekatnya, tampak begitu semarak dengan berbagai pola yang bercorak, ada yang berdua, ada yang bertiga, ada pula yang beramai-ramai, semuanya terpisah, semuanya terkotak-kotak. Terkotak dalam setiap dialog basa basi sekedar kata sapa seperti biasa. Ah sekiranya semua memang suka basa basi, tapi kenapa dirinya tak bisa? Tak bisa berkata, meski sebatas untuk membalas tiap ucapan yang datang kepadanya.
Ditatapnya keramaian di dekatnya, yang perlahan perlahan semakin ramai. Derai tawa, deru musik, semua berbaur menjadi satu, semakin ramai. Perlahan sesuatu menggetarkannya, tak seperti biasanya dirinya begitu sepi, merasa sunyi, di tengah dunia yang menjadi seperti saat ini. Diam dan diam, hanya itu yang bisa dilakukan ketika berbagai serpihan kata menghantamnya, menyapanya, lalu mengajaknya bicara. Namun tetap saja tak bisa, tak ada yang keluar dari mulutnya, hanya tatapan mata kosong yang menjawabnya seolah berkata “Apa yang kamu katakan? Aku tak mengert…

Review Film: London Has Fallen

Image
London Has Fallen, merupakan sekuel film sebelumnya yang berjudul Olympus Has Fallen. Dibintangi oleh Gerard Butler (As Mike Banning), Aaron Eckhart (As Benjamin Asher), Morgan Freeman (As Allan Trumbull) dan sebagian besar mengambil tokoh yang sama dengan film Olympus Has Fallen. Bedanya mungkin ada terletak pada musuhnya, kalau film Olympus Has Fallen terorisnya berasal dari Korea Utara, sedangkan London Has Fallen pelaku penyerangan didalangi oleh Alon Aboutboul (As Aamir Barkawi), penjual senjata ilegal dari Timur Tengah.
Sumber
London Has Fallen mengambil latar adegan-adegan penyerangan yang dilakukan oleh para teroris, dan berlatar belakang kota London yang indah. Niscaya keindahan itu akan mengalami kehancuran yang parah. Sangat parah.

Melatih Diri

Image
Aku sudah disini, di seberang jalan sebelah kiri. Dari jauh, jalanan tampak begitu ramai oleh makhluk berkaki besi. Saling menderu, saling menghentak bagaikan ajang unjuk diri. Membuatku jeri, membuatku enggan untuk melangkahkan kaki. Tengok kanan tengok kiri, hanya itu yang bisa dilakukan olehku saat ini. Menanti sepi, mengharap sunyi.
Aku sudah disini, tepat di samping penjual bakso yang baik hati. Menawarkan kerindangan tendanya, meskipun barang sejenak saja. Aroma kuahnya, aroma isi baksonya sungguh menggugah selera. Ah andai saja ada yang berbaik hati memberi sedikit saja, akan aku simpan untuk bekal di rumah nanti. Ah indahnya mimpi siang ini.

Ulang Tahun Ketiga

Image
Di tengah kemajuan teknologi yang semakin maju semakin banyak bertebaran blog-blog yang beraneka rupa. Ada yang bertemakan cinta, ada yang bertemakan sastra layaknya sastra ananta, ada yang bertemakan kerja nyata, ada yang bertema lowongan kerja, ada pula yang hanya bermodal sekumpulan cerita dewasa, dan semua memiliki tujuan yang sama, yakni mencari duit demi modal melamar gadis idola. Namun jauh dari sana, ada satu alamat blog yang tak biasa. Tak biasa karena antara nama dan isi seperti Dian Sastro diadu dengan seorang Dijah Yello(w), beda jauh. Jauhnya kebangetan. Dan dia bernama Tulisan Wortel.
Selamat Ulang Tahun
Tulisan Wortel, awalnya saya kira itu semacam blog yang berisi tentang khasiat wortel. Tapi ternyata eh ternyata Pevita Pearce masih jomblo juga. Eh maksudnya ternyata tulisan wortel itu isinya bukan tentang wortel, tapi tentang kisah hidup seorang Pangeran, Pangeran salah gaul karena kebanyakan bergaul dengan sayuran, dan menyebut dirinya sebagai Pangeran Wortel. Padahal …

Jalan-jalan Bareng Toyota Agya

Image
Terkadang di balik hiruk pikuknya keramaian kota, terselip beberapa orang yang kurang beruntung dalam menikmati waktu santainya, salah satunya adalah Saya. Kurang piknik terkadang bisa membuat orang jadi gampang panik. Sekali terusik dijamin rasa sensitif akan mengobrak-abrik. Untungnya saya bukan termasuk orang yang gampang panik meskipun kurang piknik. Mungkin kalau gebetan ditikung teman sendiri baru bisa panik, panik campur berisik. Berisik lalu ketak-ketik ribut menulis berbagai macam status yang bersifat sarkastik. Ah untung saja saya cuma kurang piknik. Untung saja.
Terkadang tidak baik jika kita menolak suatu rejeki baik, apalagi jika seputar soal piknik. Ya meskipun pikniknya cuma sekedar bolak-balik, tapi tetap saja piknik adalah piknik. Apalagi jika pikniknya gratis. Asik! Sabtu adalah hari yang tepat untuk piknik. Kurangi panik, perbanyak piknik. Jadi mari piknik!

Perihal Sebaris Kata

Perihal sebaris kata yang tersisa dari sebuah kisah lama, tentang sebuah cinta yang tak pernah terungkap jati dirinya. Selalu tersimpan jauh dalam benak sosoknya, ketinggian ego-nya menjadikannya bisu laksana dalamnya samudra. Tak beriak, tak berombak, hanya terlihat datar tanpa tanda, tanpa suara. Lalu pergi ke dalam surga kata, surga para pemuram durja.
Perihal sebaris kata yang tertunda, tak sempat diungkapkan, tak sempat diutarakan. Hanya menjadikannya bait-bait indah yang tersemai liar dalam benaknya, memupuk mimpi menebar badai prahara. Prahara cinta antara dia dan ego-nya akan sosok wanita yang selalu dicintainya. Tanpa sempat bicara, tanpa sempat mengutarakannya, cintanya kandas seketika tatkala undangan nikahan sang wanita sudah sampai di tangannya. Begitu nelangsa, begitu menderita.

Sarapan Pagi? Nasi Rames Bu Yati Favoritku

Image
Orang yang gagal terkadang terlalu banyak berpikir, termasuk orang yang gagal bangun pagi alias kesiangan. Dari sekian banyak pikiran yang mengganggu ketika gagal bangun pagi , salah satunya adalah pikiran perihal “Alarmnya kok gak bunyi ya?”. Kegagalan membangunkan diri di waktu pagi bisa merusak suatu hari. Dan biasanya, gagal bangun pagi akan berbuntut panjang. Mulai dari rebutan kamar mandi, sampai tak sempat membuat sarapan pagi. Perihal kegagalan bangun pagi, maka saya adalah salah satu pelanggannya. Dan biasanya. Namun perihal sarapan pagi saya jarang ketinggalan. Selalu tepat waktu.
Memulai hari tanpa sarapan pagi terkadang seperti mandi tak pakai sabun mandi. Terasa ada yang kurang, terasa ada yang janggal. Sarapan pagi itu sangat penting, khususnya untuk membungkam cacing-cacing dalam perut yang kadang suka demo minta kenaikan jatah makan ketika waktu siang. Dan efek dari kenaikan jatah makan, biasanya berat badan pun ikut mengalami kenaikan. Semua akibat kekacauan metabolism…

Bersama Toyota, Kita Dolan Ke Purbalingga

Image
Bagi sebagian orang, perjalanan dengan mobil adalah sesuatu hal yang biasa. Tapi bagi saya, perjalanan dengan mobil adalah sesuatu hal yang luar biasa. Terlebih lagi jika mobil yang dipakai adalah mobil baru. Begitu spesial, dan begitu menyenangkan. Pengalaman spesial. Dan, pengalaman spesial itu datang 3 hari yang lalu. Tepatnya di hari Sabtu, tanggal 23 Januari 2016 lalu, saya ikut serta dalam acara yang bertema “Blogger Banyumas Dolan Bareng Toyota”. Acara dolan-dolan ini diadakan oleh Nasmoco Purwokerto, bersama Blogger Banyumas dan Komunitas Toyota Mania.
Kurangi Panik, Perbanyak Piknik
Sabtu Pagi, 23 Januri 2016 Keramaian tampak jelas di depan Nasmoco Purwokerto, dan keramaian itu adalah kumpulan para peserta acara Blogger Banyumas Dolan Bareng Toyota. Meskipun jadwalnya kumpul jam 10 pagi, namun agaknya saya datang terlambat. Buktinya sebelum jam 10 pagi peserta sudah banyak yang datang, dan apesnya motor saya tak kebagian lahan parkir untuk sekedar mendinginkan mesin. Setelah sal…

Perihal Kerja, Cinta, dan Bahagia

Image
Tak ada yang tak mungkin di dunia ini, termasuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan. Sebagian besar dari kita mungkin sudah ada yang bekerja, dan ada pula yang belum bekerja. Bekerja dan mendapat pekerjaan menurutku adalah soal waktu dan keberuntungan. Ada kalanya kita bekerja namun di waktu yang salah. Contohnya seperti anak kecil yang terpaksa bekerja dengan menjual koran sehabis waktu sekolah demi membantu ekonomi keluarganya. Namun ada pula yang belum bekerja di waktu yang tepat. Contohnya seperti saya, tak usah dijelaskan, namun intinya saya masih belum bekerja sampai saat ini. Well, maksud saya sesuai definisi bekerja menurut orang kebanyakan. Dan tiap orang definisinya tentu saja selalu berbeda antara satu dan yang lainnya.
Bekerja Adalah Koentji!
Sebagian besar bertanya apa itu bekerja yang sebenarnya? Jika mengacu pada bekerja adalah bekerja, maka bekerja pun bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu diatur dengan kontrak kerja. Seperti kata Buya Hamka, Kalau hanya sebatas ke…

Kilas Balik 2015

Image
Sudah jadi sewajarnya jika ada asap pasti ada api, selalu ada peristiwa di balik setiap peristiwa, dan semua yang terjadi pasti ada alasannya. 2015 adalah masa lalu, 2016 adalah masa depan. Tapi sewajarnya manusia, pasti ada momen dimana kita enggan untuk melupakannya sekaligus enggan untuk mengingatnya lagi. Tak peduli moment gembira, menderita, sedih, bangga, sekaligus membikin kita gundah gulana. Tak peduli resolusi apa yang ditawarkan, yang jadi perhatian adalah seberapa banyak resolusi yang tak lagi menjadi resolusi di tahun berikutnya. Karena menjadi lupa tidaklah salah, yang salah itu banyaknya resolusi tak sebanding dengan banyaknya usaha untuk mengejarnya.
Happy New Year!
Tahun 2015, tahun yang telah berlalu. Bersamanya terlewat 12 bulan, 52 minggu, 366 hari, 8784 jam, 527.040 menit, dan 31.622.400 detik, lalu terbang pergi bersama sang angin waktu. Tawa, tangis, keringat, air mata, doa, bahkan darah menjadikannya saksi bahwa perjuangan itu berat adanya. Perjuangan berat untuk …