Ketika hari itu datang

Senin, 12 Agustus 2013 .....
Tak pernah menyangka hari itu datang juga, dimana aku telah berhasil mengalahkan rasa takut terbesar saya. Rasa takut terbesar saya dalam hal mengutarakan cinta pada orang yang aku sayangi. Diiringi kumandang adzan maghrib di parkiran sri ratu, iya di parkiran (kesannya gak romantis banget ya? :D) ah sudahlah ... kita berjalan menyusuri parkiran itu secara berdampingan, diam satu sama lain ketika petang sudah menjelang menyambut datangnya malam. akhirnya kita sampai dimana tempat aku memarkirkan  motor kesayanganku si michelin (Suzuki Shogun Biru buatan 2001) jadul amat? yaelah ngejek amat -___- ahh aku tak peduli.
oke kembali ke jalur mudik, eh ke jalur topik : well,  perlahan ku buka  kunci stang motor pake kunci T (dikira mau maling -__-) tak lupa ku buka jok motor untuk mengambil helm GM mu (yaelah van, malah promosi helm -_-) ku ambil dan kemudian kuserahkan helm padamu, diam kemudian saling diam satu sama lain, ku tatap matamu dan kau pun menatap mataku diiringi sayup sayup kumandang adzan maghrib mengirimi aksi diam kita, perlahan ku kumpulkan keberanianku untuk mengucapkannya ......... mendadak terjadi hening panjang ..... sis, iya namanya dia Siska, lengkapnya Fransiska (cewek gebetanku :D) mau nggak .... kamu .... menjadi pacarku ?? aku sayang kamu sis :) (padahal dalam hati jedag jedug kagak jelas -__-) kamu diam, kamu diam iyaa diam menatap mataku, kamu syokk iya syokk ...*hening* ... dengan tersenyum kamu malah bilang : "van, harusnya tuh kamu nembaknya jangan disini, kalo kamu mau nembak ntar pas kita lagi duduk" ... anjirrr setengah mati badan rasanya kayak disiram air es cendol, nyessss mennnn -___- dalam hati aku menggumam : "wah kalo kayak gini sih namanya right thing in the wrong place and the time -__- #hopeless ... dalam rasa bingungku, kamu kemudian mendekatiku dan meletakkan tangan halusmu di dadaku sambil berkata : "van, hatimu kok nggak deg-degan sih ? kan lagi nembak cewek :D" .. aku cuma nyengir, iya nyengir.. nyengir kuda hehe... ehh abis ngomong itu, si siska ngomong lagi ... "van, kok jantungmu tiba-tiba deg-degan gini? ... aku cuma mikir, wah jangan jangan nih jantung koneksinya lagi lola, jadi responnya lemah, perlu diupgrade -__- #yaelah van -__- ... kemudian tanpa dia menjawab pertanyaanku tadi, dia kemudian mengajakku untuk pergi ke rajawali bioskop. iya kita rencananya hari itu mau nonton film Pasific Rim, tapi berhubung salah liat jam tayang jadinya kita datang ke bioskop kegasikan hahaha #bego banget aku nya -_-
di bioskop pun berjalan seperti biasa seolah tak terjadi aksi nekatku tadi yang menembak siska di pelataran parkir Sri Ratu ... selama nonton. jujur aku terlalu fokus nonton film pasific rim, abissss nyaaa filmnya keren abis menn, iyaa keren abisss #segitunya :p dia juga sama sangat serius nonton film pasific rim sambil sesekali bergumam "wah keren, wahhh" sambil sesekali dia memainkan Blackberry'nya, selama nonton tak ada habisnya aku memandangi wajahmu yang menurutku wajah yang penuh dengan aura, aura positif yang membikin semua orang di dekatnya merasa nyaman berlama-lama dengannya termasuk aku hehehe... film itu diakhiri dengan aksi Gipsy Danger, iya Gipsy ... Gipsy yang ini beda loh ya sama personil teletubbies, itu Dipsy dodol! -__- oh iya maap :3 ... oke kembali ke topik, diakhiri dengan masuknya Dipsy eh Gipsy Danger ke dalam lorong, tempat para Kaiju datang ... Gipsy Danger yang dikendarai Raleigh sama Mako masuk ke dalam lorong dengan tujuan untuk menghancurkan lorong tsb dengan nuklir yang ada di dalam tubuh Gipsy Danger.. eiittt tunggu tunggu, kok aku malah jadi bahas film Pasific Rim? -__- oke balik maning, tak terasa waktu 2 jam pun berakhir, dan aku pun mengantarkanmu pulang ke rumahmu .... selama perjalanan angin malam seolah iseng mengusik, mengusik kehangatan yang sedang terjalin dengan angin malam yang menurut dia itu sangat dingin, saking dinginnya dia memeluk tubuhku kenceng banget, .. (padahal dalam batinnya, aku loncat-loncat kegirangan HAHAHA ) ...... hening mendominasi dalam perjalanan pulang, tak saling komentar satu sama lain hanya pelukanmu yang saling berbicara dengan punggungku satu sama lain mengenai dinginnya angin malam .. dalam pelukanmu, pikiran ku seolah beku, sehingga tak mampu memecah keheningan malam dengan percakapan-percakapan demi mengusir rasa dingin ... dan aku rasa kamu pun sudah terlanjur nyaman dengan pelukanmu pada punggungku, dan mungkin kamu juga tertidur kala itu .. aku pun makin tak tega untuk mengganggumu, maka ku biarkan kamu dalam istirahatmu :) ..
Finally, motorku pun sampai di depan rumahmu ... dan kamu pun beranjak turun dari motorku... sambil tersenyum dia pun kemudian membuka obrolan, "van, aku jawabnya besok aja ya ?" .. ku jawab : "ya, sudah gakpapa :) #SokTegar (padahal dalam hati #$%^&%$% -___-) "aku pulang dulu ya?" l iyaa, ati-ati di jalan ya? makasih udah nemenin aku hari ini l iyaa sama sama :) dalam sadar kustarter motorku, dan aku pun pamit pulang ... "aku pulang dulu ya, assalamualaikum :) .. iyaa, wa'alaikum salam :))
dalam perjalanan pulang rasa dingin angin malam tak ada apa-apanya dibanding dinginnya pikiranku memikirkan jawabanmu besok. mendadak perspektif negatif dan positif saling muncul di benakku, ada yang bilang "siap siap hati aja deh van, kalo ditolak :p" "jangan mewek yaa kalo ditolak :p" ada pula pikiran yang mendadak seperti mario teguh, muncul di benakku " sudahlah van, urusan ditolak atau diterima itu urusan belakang, yang penting kamu udah ngomong ke dia" "van, kamu itu sebagai laki-laki harus kuat menghadapi setiap jawaban yang diberikan dia atas cintamu, diterima syukur, ditolak syukurin! :p -__- tapi intinya kamu sudah menang van, iya kamu sudah menang.. menang melawan rasa takutmu, menang melawan rasa grogi dan canggungmu, anggap saja kalo diterima itu hadiah atas kemenanganmu itu, dan kalo ditolak anggap saja sebagai pengalamanmu" yahh begitulah bunyi si mario teguh yang mendadak ceramah di kepalaku :) ...
...........................................................................................................................................................
keesokkan harinya, Selasa, 13 Agustus 2013 ...
kamu sms aku, sms yang isinya ucapan selamat pagi... kalo tak salah jam 6.26 WIB aku baru bangun waktu itu hahaha ...... kita pun saling smsan satu sama lain, sampai akhirnya kata-kata itupun muncul... "van, maaf aku nggak bisa jadi pacarmu" ... pas baca smsmu itu rasanya kayak disiram air es batu #nyessss -___- "ah sudahlah, jombloku akan terus berlanjut" -__- .... ehh, 5 detik kemudian kamu sms lagi, yg isinya "aku belum selesai ngomong van, blablablablabla (terlalu pribadi untuk dikonsumsi publik :p) pesan yang intinya berisi kamu juga sayang aku, dan kamu mau menjadi pacarku .... wahhhh, hatiku mendadak penuh kembang api mirip perayaan tahun baru :D jempalitan tak jelas, hape aku lempar aku peluk bantal dan aku teriak "kenapa hape ini aku lempar?!!!" -___- ah sudahlah hape tak penting, yang terpenting sekarang aku resmi punya pacar, namanya Fransiska, iyaa Fransiska.. yang suka kupanggil dengan sebutan Siskamling :D hahaha emak, anakmu sekarang punya pacar mak, mak emak *tari tor-tor di tempat tidur* #lebay -___- yeaahhh itulah pagi terindah dalam hidupku, pagi  dimana aku secara resmi menjadi pacarmu :* i love youu siska :* seketika aku mirip kayak anak alay SMP -___-

*nb : maaf yah, kalo kalian berpikiran "kenapa ini tulisan alay banget? mirip kayak curhatan jomblo labil yang baru dapet pacar" tapi aku maklumin kok, yah namanya juga cinta bisa membuat orang menjadi gila, iya gila.. gila akan cinta #cielahh :D

mulai hari itu, Hari Selasa Wage, 13 Agustus 2013 aku resmi menjadi pacarnya siska, iya siska .. lengkapnya Fransiska :D hiphip horeeeeee !!!

Comments

Popular posts from this blog

Apa Salahnya Memilih Diam ?

Sebuah Cerita, Tentang Secangkir Kopi

Politik Kekerabatan : Studi Kasus Politik Dinasti di Indonesia