Rahasia Agar Cepat Lulus Kuliah

Sebelumnya saya minta maaf, karena tulisan ini sebenarnya sungguh tak etis untuk saya tulis, kenapa? Karena sesungguhnya saya sendiri belum dikatakan layak untuk menulis tentang begini, karena saya sendiri masih terus bergulat dengan yang namanya tugas akhir alias SKRIPSI. Mungkin kalian akan bertanya-tanya, emang apa sih yang mau Vandy tulis ? Tulisan yang akan tulis sekarang tak akan jauh-jauh dari yang namanya skripsi. 

Lulus tepat waktu adalah sebuah kebanggaan bagi setiap mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa semester akhir kayak saya. Lulus tepat waktu adalah impian semua mahasiswa, baik itu yang ada di Indonesia maupun yang ada di Rwanda. Ngomongin soal lulus tepat waktu, aku punya sedikit Rahasia agar bisa lulus tepat waktu. Tips dan Trik ini saya dapat dari hasil pengalaman saya pribadi tentang keterlambatan dan kemalasan saya mengerjakan skripsi juga tentang rahasia cepat lulus yang saya dapet dari Mas Miftah (Pegawai Perpustakaan Jurusan Ilmu Politik UNSOED). Kenapa gak dari dulu coba ada rahasia lulus cepat kek gini?! -__-

Dan berhubung saya lagi baik, maka saya akan membantu kalian-kalian para pembaca blog saya, khususnya bagi mereka yang saat ini baru masuk kuliah atau mau menghadapi skripsi. Biar nanti tidak terlambat seperti saya dalam menghadapi skripsi. Ngomong-ngomong soal skripsi, kemarin saya sudah seminar proposal lho. HAHAHA


Berikut ini adalah Rahasia agar kuliah cepat lulus :

1. Bangun kelompok belajar (Master Mind). Master Mind sendiri merupakan sebuah istilah keren yang dipopulerkan oleh Napoleon Hill lewat bukunya yang berjudul "Law of Success". Master Mind terbentuk dari berbagai individu yang memiliki agenda yang sama, perasaan yang sama, dan komitmen yang sama, demi lulus tepat waktu. Selain itu, master mind juga berarti sekelompok orang yang masing-masing mampu menyumbangkan kemampuan, gagasan, dan ide-ide yang brilian demi kepentingan bersama dan demi tujuan mulia, yakni lulus tepat waktu. Akan menjadi suatu kebanggaan jika mampu lulus tepat waktu, yang lain masih sibuk sama skripsi, yang ini lagi sibuk meniti karir.

Idealnya dalam membentuk suatu Master Mind, kalian tidak terbatas pada teman satu jurusan, bisa saja kalian mengajak teman-teman yang lain jurusan ataupun lain fakultas untuk bergabung dalam master mind kalian. Semakin banyak kamu berinteraksi dengan orang orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda keilmuan, maka akan semakin membuka cara pandang kalian dalam peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan cara pandang, penelitian, dan berorganisasi. Sejujurnya, untuk urusan organisasi saya tidak terlalu suka, Jadi saya jarang berorganisasi. Ketidaksukaan saya dalam berorganisasi adalah soal Banyaknya Rapat yang mesti saya lalui. Rapat-rapat tak penting, yang hanya membuang waktu. Terkadang, rapat dimulai dari jam 8 pagi dan baru berakhir pada jam 11 malam. bagiku itu sangat Tidak Masuk Akal. Bagi saya itu cuma membuang-buang waktu. Oke, mungkin bagi kalian ini jawaban yang tidak rasional;, tapi tetap saja bagi saya itu sungguh membosankan. Oke, untuk masalah ini kita SKIP saja!

2. Buatlah perencanaan dan target dalam  menembak gebetan kuliah. Di Indonesia biasanya perkuliahan tingkat S1 itu bisa diselesaikan dalam waktu minimal 7-8 semester. Buatlah semacam Roadmap target SKS tiap semesternya termasuk Indeks Prestasi (IP) yang harus dicapai, ya kalo boleh saran sih minimal tiap semester nilai IP yang kalian dapet itu 3.00. Konsultasikan kepada Dosen Pengampu (PA) terkait mata kuliah yang akan kalian ambil tiap semesternya. Kenapa mesti dikonsultasikan? Karena mata kuliah yang kalian ambil akan menjadi prasyaratnya mata kuliah lain. Akibatnya, apabila tidak lulus dalam mata kuliah tersebut maka efeknya akan berantai.

3. Kerjakan tugas sedini mungkin, dan jangan dikerjakan sehari sebelum deadline. Hal ini sangat berpengaruh jangka panjang dalam diri kita, apabila tugas kuliah kita kerjakan sedini dan secepat mungkin pada nantinya itu akan berpengaruh pada pola pikir kita yang akan mendorong kita untuk mengerjakan skripsi sedini dan secepat mungkin, ya minimal mengerjakan proposal pengajuan judul skripsi. Selain itu, waktu yang panjang otomatis akan memberi peluang kalian untuk mencari referensi yang lebih baik, format tugas yang lebih rapi, dan tentu saja Kualitas Tugas akan lebih baik dibanding dengan Tugas yang pake SKS (Sistem Kebut Semalam). Aku Banget! HAHA Lakukan strategi distribusi waktu yang baik, yang nantinya akan membuat kalian bisa me-manage waktu dengan baik, dan jangan pernah menumpuk tugas di waktu yang sempit.

4. Jaga kesehatan. Kesehatan itu penting bung! Ingatkah kalian dengan istilah "Mensana in Corporisano" yang artinya Tubuh yang sehat terdapat Jiwa yang Kuat. Eh entah ding bener apa gak artinya, pokoknya kayak begitu. Kesehatan adalah aset yang berharga bagi kita-kita mahasiswa semester akhir. Oleh karena itu, atur waktu kalian dan begadang jangan begadang kalo tiada artinya. Oke ini dangdut banget. Karena kebiasaan begadang akan membuat kalian bangun kesiangan, dan terlambat ke kampus, konsentrasi belajar pun akan berkurang. Sudah terlambat ke kampus, kesehatan juga bakal menurun akibat sering begadang. Sebaiknya, alokasikan waktu kalian buat nyepik pacar orang waktu belajar sehabis makan malam. Jangan lupa makanlah makanan-makanan yang bergizi, ya minimal 4 sehat 5 sempurna. Oiyaa, jangan suka makan makanan yang instan. Karena itu tak baik buat kesehatan. Perbanyak makanan yang mengandung serat (Misal serabut kelapa), protein, dan buah.

5. Buat proporsal skripsi 3 bulan sebelum semester 7. Nah ini juga menjadi salah satu strategi rahasia agar kuliah bisa tepat waktu. Ambil contoh, ketika kamu sudah memasuki semester 6 dengan kondisi mata kuliah teori sudah hampir selesai, daripada kalian habiskan waktu kosong kalian untuk berhura-hura, apa salahnya jika waktu kosong kalian digunakan untuk merencanakan judul skripsi yang akan kamu ambil di semester 7. Ya, meskipun dalam hal ini menyusun proporsal belum masuk dalam KRS di semester 6. Caranya bisa dimulai dengan banyak-banyak membaca jurnal, paper, skripsi, dan berbagai sumber literatur lainnya. Cari peluang riset dengan membaca kesimpulan dan saran dari penelitian tersebut. Lanjutkan dengan mencari referensi tambahan terkait metode dan teknik penelitian.

6. Ketika bahan literatur dan sketsa proposal sudah ada, maka segeralah temui calon dosen pembimbing yang sesuai dengan tema judul skripsi kalian.
Misal jika dalam Jurusan Ilmu Politik UNSOED, Tema Konflik biasanya Pak Bambang Suswanto, Tema Pemilu biasanya Pak Soebiantoro atau Pak Ahmad Sabiq, Tema Ekonomi Politik biasanya Pak Solahudin Kusumanegara, Tema Peraturan Daerah biasanya Ibu Okta\, dan kalo tema tentang Gender dan pemikiran biasanya Miss Ana. Jadi pilihlah tema kajian skripsi sesuai dengan Passion kalian, dan jangan cuma ikut-ikutan teman. Brave yourself!

7. Ketika awal semester 7, proposal kemungkinan besar sudah matang dan siap dihidangkan #eh maksudnya siap diseminarkan. Hiks, proposalku udah dikerjakan 6 bulan lalu, tapi baru kemarin bisa diseminarkan. Hiks. Jika sesuai target penelitian skripsi sudah diselesaikan dalam waktu 3-5 bulan, maka skripsi kalian sudah diselesaikan, tinggal mengurus masalah administrasi.

8. Bangun komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik harus dilakukan dengan pacar dosen pembimbing. Caranya adalah dengan membuat rencana kerja dan konsultasikan perkembangan skripsi setiap 1 minggu sekali, minimal via email, kalo dosen pembimbing kalian gaptek, pakelah taktik surat menyurat. Jika terkendala dengan masalah teknis, maka kalian bisa berkonsultasi dengan orang-orang seluruh dunia melalui forum-forum diskusi tentang bidang riset yang sesuai dengan judul dan tema skripsi yang kalian akan ambil.

9. Jangan lupa berdoa dan minta didoakan sama orang tua kalian. Apa gunanya usaha kalian jika tanpa doa maka hanya akan sia-sia belaka perjuangan kalian.

Ya mungkin itu saja rahasia agar bisa lulus kuliah tepat waktu. Jika kalian ada saran ataupun ide-ide lain, bisa kalian masukan dalam kolom komentar. Terima kasih buat Mas Miftah atas konstribusinya.

Sekian dan Terima Kasih. SALAM SKRIPSI!

Comments

  1. Wah baca ini semacam nyindir van, hahaha... Gue belum lulus-lulus dari kampus. Hahaha.. Tapi bukan masalah di skripsinya sih, walaupun cukup kerepotan juga ngerjainnya karena kurang fokus dan dikejar deadline. :D
    Untungnya skripsi beres tinggal wisuda doang, sembari menunggu hari itu gue emang aktif di beberapa organisasi jadi gak kerasa aja sekarang udah semester 10. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ya sama aja mas, aku aja belum lulus. Lagi skripsian ini malahan hahaa baru semster 8

      Delete
  2. tips yang telat ... coba 8 tahun yang lalu

    ReplyDelete
  3. berdasarkan pengalaman pribadi ya ini? :D bener lho, proposal harus udah dipikirin pas masuk semester 7.yang paling enak emang ada temen di kelompok belajar sejak semester 1, biar semangat belajarnya terjaga terus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iyaa bener banget, pengalaman pribadi :D

      Delete
  4. point kelima itu -_-
    ini lagi masa-masanya semesteran di smester 6..
    berarti kan ya udah mau semester 7,
    telat dong ini mah namanya.. -_-

    .

    ReplyDelete
  5. Rahasia yg benar dan bermanfaat, tp apakah kakak sudah selesai menyelesaikan skripsi-nyaaaa? Ciyeeee. :p

    ReplyDelete
  6. btw yang punya blog udah lulus blom ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. "Sebelumnya saya minta maaf, karena tulisan ini sebenarnya sungguh tak etis untuk saya tulis, kenapa? Karena sesungguhnya saya sendiri belum dikatakan layak untuk menulis tentang begini, karena saya sendiri masih terus bergulat dengan yang namanya tugas akhir alias SKRIPSI." HAHAHA jadi kesimpulannya SAYA BELUM LULUS haha :D

      Delete
  7. ternyata kuliah tak asyik yang ada dibayangan aku. haaah-__-

    ReplyDelete
  8. tergantung jurusan kayaknya... kalo di Arsitektur kampus saya, mata kuliahnya itu per paket, gak bisa milih mana yang mau di dahulukan. Trus kalo mau tugas akhiran, itu proposal kayaknya gak bakal berlaku, karena melihat yang dikerjakan senior, tugas akhirnya itu proyek nyata dan baru... itu pun harus sesuai dengan persetujuan pembimbing yang baru ditentukan di semester 8... apalagi masalah tugas sedini mungkin... bukan anak arsitektur malas karena sering dikejar deadline, tugasnya itu dikerjakan tiap hari dan harus diasistensikan juga, kalo dosennya ada sukur, kalo nggak ada... tinggal nunggu nasib, tugasnya bener dan selamet, atau dicoret dan buat ulang... T.T

    tapi terima kasih sarannya, insyaallah tahun depan saya menghadapi tugas akhir, walau gak banyak gue pakai, siapa tahu temen saya di jurusan lain bisa menerapkan tips seperti ini.. :D

    ReplyDelete
  9. SKRIPSI . Banyak kisah tentang tugas akhir ini hahaha
    andai saja kata rokok bisa masuk dalam kata pengantar hehehe soalnya jasanya besar selama membuat skripsi hehehe tidak ada rokok tidak jalan ini skripsi hihihi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Salahnya Memilih Diam ?

Sebuah Cerita, Tentang Secangkir Kopi

Politik Kekerabatan : Studi Kasus Politik Dinasti di Indonesia