Sebuah Pengakuan Dari Seorang Blogger Amatiran

Pertama kali yang ada di benak saya ketika akan membuat blog ini adalah sebuah baris kata-kata yang diucapkan oleh Emanuel Swedenborg : "Awal yang sesungguhnya adalah keinginan untuk berguna bagi orang lain tanpa pemikiran akan imbalan". 

Dan, kemudian itulah yang menjadi niat saya. Maka terciptalah blog ini. Awalnya tujuan saya membuat blog ini adalah untuk menyebarkan informasi-informasi yang dibutuhkan orang-orang. Oleh sebab itu, saya kemudian mengumpulkan berbagai macam data-data yang kemudian saya kumpulkan dan saya sebarkan melalui blog saya ini dengan harapan agar orang lain yang awalnya belum tahu menjadi tahu akan suatu informasi yang dicarinya. Namun, satu kesalahan besar yang saya lakukan dan ternyata masalah ini akan berbuntut tak mengenakan buat saya, yakni ketika saya TIDAK MENCANTUMKAN SUMBER REFERENSI di postingan blog saya. Ya, memang begitulah adanya dan saya akui itu telah terjadi dan terjadi tanpa saya sadari sampai waktu ini tiba, iya malam ini lebih tepatnya dinihari tanggal 6 Januari 2014, yang mana ada seorang blogger budiman yang mau menyisihkan waktunya yang berharga untuk memberi "teguran" kepada saya. Seorang blogger amatiran.

Menyesakkan memang, jikalau kita berbuat salah (yang tidak sengaja karena kurang tahu) dan secara sengaja kesalahan kita kemudian disebarkan secara luas oleh orang lain (ya anggap saja sebagai cara untuk menjatuhkan saya di mata publik). Menurut saya itu cara yang tak salah, dan saya akui cara yang dilakukan orang tersebut secara langsung dan tidak langsung mengena begitu dalam di dalam diri saya, khususnya rasa kebanggaan diri saya. Ya semisal anggap saja kasus blog saya yang dianggap kopas (dianggap oleh dia) dan saya anggap memang itu salah saya, ya mungkin karena ketidaktahuan saya akan kejamnya dunia blogger saat ini, yang mana ketika ada kesamaan walaupun saya sudah mencantumkan sumber data dan sekedar untuk re-post. 

Tapi, mau gimana lagi? Opini publik sudah cenderung terbentuk, dan menjadi sebuah bola salju yang terus membesar dan membesar dan kemudian menggelinding ke arah saya tanpa bisa dibendung lagi, dan khususnya ke arah blog saya. Saya akui saya memang teledor karena saya tidak mencantumkan sumber-sumber data yang saya ambil untuk daftar koleksi blog saya. Jujur mungkin ada anggapan komentar-komentar miring yang ditujukan ke saya dan mungkin begitu menohok di hati saya, namun aku terima semua komentar itu dengan kepala terbuka. Saya minta maaf kepada para blogger yang ada di indonesia maupun yang ada di dunia khususnya dunia internet.

Oleh karena itu ijinkanlah blogger amatiran ini untuk membuat sebuah pengakuan, yang isinya:
"Saya akui mungkin saya dulu ketika mengumpulkan data-data untuk blog saya telah mengambil dari blog-blog kalian. Dan oleh sebab itu, Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas keteledoran saya dan kelancangan saya  karena telah merusak hak cipta karya kalian (para blogger khususnya) karena saya telah meng'kopas karya kalian baik yang sengaja maupun tidak sengaja saya lakukan"

Saya setuju dengan cara "teguran" yang dilakukan oleh orang tadi yang menyebarkan berita tentang karya blog-blog saya yang dia anggap telah mengkopas dari karya blogger lain. Tak tanggung-tanggung teguran dan peringatan tersebut disebar di forum blog di dunia twitter (@Warung_Blogger) dan cepat atau lambat semua akan mengetahui semua letak kesalahan saya. Dan, itu bukan menjadi rahasia publik lagi.

Dan, kepada blogger budiman yang telah menyisihkan waktunya untuk menegur saya, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Karena, tanpa teguranmu mungkin aku tak pernah tahu tentang tata cara dan etika bagaimana menjadi blogger yang baik dan benar.

Sekilas dari saya, sekali lagi saya minta maaf. Semoga ini menjadi pembelajaran buat para Blogger dan khususnya buat saya "agar" lebih berhati-hati terhadap karya yang akan dipostingkan di blog masing-masing.
Sekian, Terima Kasih.

Hormat saya, Fandhy Achmad Romadhon.
Purwokerto, 6 Januari 2014.

Comments

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai sastra. Sastra merupakan sesuatu yang penting yang harus diajarkan bagi pelajar Indonesia. Saya memiliki beberapa pembahasan sastra yang bisa anda kunjungi di www.lepsab.gunadarma.ac.id

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Salahnya Memilih Diam ?

Sebuah Cerita, Tentang Secangkir Kopi

Politik Kekerabatan : Studi Kasus Politik Dinasti di Indonesia