Review Film: London Has Fallen

London Has Fallen, merupakan sekuel film sebelumnya yang berjudul Olympus Has Fallen. Dibintangi oleh Gerard Butler (As Mike Banning), Aaron Eckhart (As Benjamin Asher), Morgan Freeman (As Allan Trumbull) dan sebagian besar mengambil tokoh yang sama dengan film Olympus Has Fallen. Bedanya mungkin ada terletak pada musuhnya, kalau film Olympus Has Fallen terorisnya berasal dari Korea Utara, sedangkan London Has Fallen pelaku penyerangan didalangi oleh Alon Aboutboul (As Aamir Barkawi), penjual senjata ilegal dari Timur Tengah.

http://www.movietalkies.com/movies/21911/london-has-fallen

London Has Fallen mengambil latar adegan-adegan penyerangan yang dilakukan oleh para teroris, dan berlatar belakang kota London yang indah. Niscaya keindahan itu akan mengalami kehancuran yang parah. Sangat parah.




Bagian awal film London Has Fallen dibuka dengan berita meninggalnya Perdana Menteri Inggris secara misterius. Acara pemakaman Perdana Menteri Inggris ini dihadiri oleh banyak pemimpin dunia. Acara pemakaman ini menjadi acara pemakaman dengan penjagaan keamanan paling ketat di dunia. Kematian perdana menterinya yang mendadak, serta pertimbangan Inggris sebagai sekutu terkuat dan tertua dari AS membuat Benjamin Asher (Presiden AS) mau tak mau harus menghadiri prosesi pemakamannya dengan didampingi Mike Banning. Namun semuanya menjadi kacau, ketika ternyata acara pemakaman ini merupakan sebuah jebakan bagi para pemimpin dunia.

Satu per satu para pemimpin dunia terbunuh akibat dari serangan terencana dari para teroris. Presiden Amerika Serikat pun tak luput dari serangan ini. Beruntung dia berhasil meloloskan diri. Dengan didampingi Mike Banning dan Menteri Lynne, mereka diburu oleh para teroris. Kekacauan terjadi di seantero Kota London, Westminster Abbey diledakkan, Jembatan Chelsea runtuh, bom-bom di ledakkan di seantero kota London. Kota London benar-benar kacau. Dan untuk mengurangi korban sipil, terpaksa alarm serangan udara dibunyikan untuk mengungsikan penduduk ke tempat aman. Presiden Amerika Serikat diancam akan dibunuh secara live dan akan disiarkan ke seluruh dunia. Pas bagian ini saya sempat komentar “Njirr niat amat ya? Kalau mau bunuh, ya bunuh saja langsung. Gitu aja kok repot?”

Bagi yang sudah menonton Olympus Has Fallen, mungkin film London Has Fallen akan terlihat sedikit berbeda. Pertama, Efeknya kejutnya mungkin akan sama ketika kita melihat film Insidious Chapter 2 tak terlalu besar efek kagetnya seperti halnya kita pertama kali menonton film Insidious yang pertama, ya selain itu kita juga sudah tahu bagaimana alur ceritanya meskipun dengan latar tempat yang berbeda. Tapi tetap saja element of surprise tak terlalu besar, tapi tetap saja bikin penasaran. Bagi sebagian kritikus film, menurut mereka Olympus Has Fallen itu dianalogikan sebagai film Rocky I dan London Has Fallen dianalogikan sebagai film Rocky III, dan tentu saja itu menurut mereka.

Kedua, Adegan tembak-tembakan di film London Has Fallen sangatlah berbeda dengan Olympus Has Fallen. Pertempuran kota dalam London Has Fallen itu mengingatkan saya pada game Call Of Duty: Modern Warfare. Dengan pengambilan gambar dengan metode Point Of View yang baik, kita akan dipaksa ikut serta dalam tiap pertempuran. Seolah-olah kita menjadi pendamping Mike Banning. Kita merasakan tiap desing peluru, ledakan kanan kiri, teriakan kekacauan di sekitar kita. Film London Has Fallen begitu menyedot perhatian, adrenalin saya pun ikut terpacu selama menonton film ini.

http://www.comingsoon.net/movies/news/649411-new-london-has-fallen-poster-features-gerard-butler

Ketiga, ada sedikit keanehan dalam film London Has Fallen ini, seperti perihal pertempuran kota yang terlihat sedikit kejanggalan dimana Kota London yang merupakan kota padat penduduk, langsung sepi dari penduduk sipil, sehingga seolah-olah pertempuran kota terjadi begitu bebasnya layaknya dalam pertempuran game Playstation. Tembak, Lari, Tembak, Lari dan sembunyi lagi. Diibaratkan kota London itu dikhususkan untuk Para Lakon Utama dan Teroris saja. Ya tapi menurut saya film London Has Fallen itu film yang cukup bagus.

Meskipun sedikit berbeda, tapi menurut saya ini film tetap bagus dan layak ditonton. Namun sangat disarankan anak-anak untuk tidak menontonnya karena terlalu banyak adegan kekerasan yang cenderung brutal. Para pemimpin dunia banyak yang terbunuh dengan cara yang brutal, ada yang diledakan di tempat, ada yang diledakkan ketika sedang berdua dengan istrinya di puncak Westminster Abbey, ada yang diledakkan ketika di tengah jembatan, ada pula yang diberondong senapan ketika sedang nonton parade. Belum lagi ditambah aksi ketika Mike Banning menghabisi para terorisnya. Film London Has Fallen, benar benar film yang kacau. Kacau dalam arti lain, sebuah arti yang positif. Kekacauan yang terjadi terlihat begitu nyata, sampai sampai saya sempat kepikiran apa jadinya jika kekacauan itu terjadi di dunia nyata? Tak bisa dibayangkan betapa kacaunya dunia jika hal itu terjadi.

https://www.amctheatres.com/movie-news/2016/02/giveaway-enter-to-win-a-trip-to-london-from-london-has-fallen

Dan yang terakhir, untuk para pecinta film action dan perang, film London Has Fallen merupakan film yang bagus, dan harus ditonton. Untuk orang tua, sangat disarankan untuk mendampingi anak-anak mereka yang masih dibawah umur ketika menonton film ini. Jika dibandingkan dengan Olympus Has Fallen, nilai film London Has Fallen masih berada di bawahnya. Ya jika Olympus Has Fallen merupakan film yang sangat bagus, London Has Fallen hanya sebatas film yang cukup bagus.

Menurut saya, dalam skala penilaian 1-10, Jika Olympus Has Fallen mendapat nilai (8,8); maka film London Has Fallen itu mendapat nilai (7,2) saja. Terlihat begitu terbanting memang, tapi jika kalian sudah menonton Olympus Has Fallen, sekiranya jawaban akan penilaian saya pun akan hampir sama dengan penilaian kalian. Well, nilai (7,2) bukanlah nilai yang buruk, cukup bagus. Ya cukuplah untuk lolos dari jebakan remidial. Dikira ulangan.

Jadi sekiranya begitulah pandangan saya tentang film London Has Fallen. Tak usah banyak berdebat bagus atau tidaknya, lebih baik langsung menonton saja. Ajak pacarmu buat nonton London Has Fallen, Cuss ajak dia langsung ke bioskop terdekat, atau jika penasaran dengan film London Has Fallen tapi di daerahmu gak ada bioskop, nih saya kasih trailernya.


Dari Youtube

Selamat Menonton!

Comments

  1. Hm .. masih kelihatan kekurangannya yah .. kebayang, dari cerita di atas.

    Eh, tanya dong, gambaran terorisnya seperti apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. gambaran terrorisnya ini semacam pembalasan dendam, akibat anak gadisnya terbunuh karena dibom amerika

      Delete
  2. Olympus has fallen saja menurut saya tidak bagus2 amat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo menurut saya sih Olympus Has Fallen bagus X)

      Delete
  3. sumpah bro.. demi apapun, setelah tau kalau film ini dibuka dengan misteri berupa kematian pm inggirs gue jadi tertarik. serius. sebagai penggemar thriller-mystery, hati gue jadi terpanggil. meskipun genre film ini tidak seutuhnya thriller mystery. tapi, gue tau itu olymus has fallen. tapi cuma sekedar tau..

    ReplyDelete
  4. Gini toh cara menulis review film. Asik juga yah...

    ReplyDelete
  5. Filmnya laki banget, Mas Fan. Banyak adegan bomnya gitu ya. Bukan banyak adegan nangis kayak London Love Story.

    Olympus Has Fallen aku pernah denger tapi belum nonton, Mas. Rating dari Mas Fan buat Olympus tinggi juga ya. Kayaknya yang bikin penasaran malah Olympus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. udeh cha, kamu nonton olympus has fallen dulu tuh,,, bagusss..

      lebih bagus dibanding sukatoro #eh haha X)

      Delete
  6. menarik juga nih pelem.
    ada tembak-tembakan.
    ada gerard :D

    ReplyDelete
  7. keren nih kayaknya, jadi pengen nonton. Gue malah penasaran siapa saja yang mereka bunuh dan bagaimana jebakan detailnya para teoris.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip udah booking nih tapi gak ada yang temenin, sedih sob

      Delete
  8. Boleh jadi referensi ini :D *gandeng istri

    ReplyDelete
  9. ga bosen nonton nih film ;p.. aku sampe nonton 2x :D.. tergila2 ama si banning ;p, walopun dgr2 gosip katanya dia gay :D.. Tapi emmang sih lbh bgsuan yg pertama sbnrnya... cuma ttp aja, adegannya seru ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. seriusan dia gay? ya ampun kasihan para penggemar wanitanya hahaha semoga saja sih normal..
      iya mbak bagus emang, ya meskipun masih bagusan olympus has fallen X)

      Delete
  10. Filmnya biasa aja. Bagi penggemar film yg berbau militer pasti akan ketawa liat ini film. Mulai dari 3 helicopter airforce one yg terbang tanpa di kawal helicopter ato jet tempur. Helicopter airforce tidak semudah itu di tembak rudal panggul jenis stinger. Saat Helicopter jatuh presiden AS ama mike baning sama skali tdk terlihat bajunya sobek, padahal impact helicopter begitu besar. Mike banning malah pake HT kelas kacang untuk mengontak pusat operasi. Bukannya memakai telefon satelit. Saat presiden diserang di tengah kota sama skali tidak ada drone yg mengitari posisi presiden untuk tugas covering. Saat membebaskan presiden tidak ada pasukan elit AS sama skali yg berhasil menyusup ke tempat persembunyian musuh. Mobil penyelamat presiden mudah skali di brondong peluru musuh. Padahal sekelas mobil presiden pasti susah ditembus peluru kaliber5.56mm. Saat acara pernikahan anak barkawi, AS berhasil ngebom tempat acara nya, bagaimana ceritanya barkawi masih bisa selamat beserta anaknya. Padahal bom nya sedahsyat gitu.

    ReplyDelete
  11. Filmnya biasa aja. Bagi penggemar film yg berbau militer pasti akan ketawa liat ini film. Mulai dari 3 helicopter airforce one yg terbang tanpa di kawal helicopter ato jet tempur. Helicopter airforce tidak semudah itu di tembak rudal panggul jenis stinger. Saat Helicopter jatuh presiden AS ama mike baning sama skali tdk terlihat bajunya sobek, padahal impact helicopter begitu besar. Mike banning malah pake HT kelas kacang untuk mengontak pusat operasi. Bukannya memakai telefon satelit. Saat presiden diserang di tengah kota sama skali tidak ada drone yg mengitari posisi presiden untuk tugas covering. Saat membebaskan presiden tidak ada pasukan elit AS sama skali yg berhasil menyusup ke tempat persembunyian musuh. Mobil penyelamat presiden mudah skali di brondong peluru musuh. Padahal sekelas mobil presiden pasti susah ditembus peluru kaliber5.56mm. Saat acara pernikahan anak barkawi, AS berhasil ngebom tempat acara nya, bagaimana ceritanya barkawi masih bisa selamat beserta anaknya. Padahal bom nya sedahsyat gitu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Salahnya Memilih Diam ?

Sebuah Cerita, Tentang Secangkir Kopi

Politik Kekerabatan : Studi Kasus Politik Dinasti di Indonesia