Menulislah, Seolah-olah Besok Kamu akan Melupakannya

Friday, January 31, 2014

Randomization

(Kata-kata di bawah ini saya kutip dari berbagai macam lagu)
(Kata-kata di bawah ini adalah murni sebuah kutipan lirik lagu yang akan saya rangkai dan akan saya jadikan sebuah cerita)
(Cerita tak penting namun penting)
(Cerita tentang sebuah cerita seseorang dengan sebuah fenomena di belakangnya)
(Seseorang yang tak jelas, tetapi sangat berpengaruh dalam ketidakjelasan)
(Ketidakjelasan yang semakin nyata dengan tingkah polah acak yang menjadi ciri khas hidupnya)

(Ilmu acak menurut para ilmuwan Uganda disebut ilmu "Randomisasi")
(Randomisasi, saya persembahkan sebuah Randomisasi atau Randomization)
Read More

Romansa Di Penghujung Januari

Sekuntum senyum mengembang dalam aliran rasa
Rahasia apa yang diam dalam deburan
Saat kau seperti kijang mas
Meloncat-loncat di hadapanku
Hendak kutangkap
Lalu lenyap

Kusimpan wujudmu dari sepi ke sepi
Kutoreh hatimu dengan pisau naluri
Kuraih tanpa kata
Diammu sendu
Hangatmu rindu

Merengkuh mentari menawan sepi
Diam tanpamu seorang diri
Hanya bisa tertawa
Tertawa dalam sebuah elegi

Mendung mana yang tak malu
Malu melihat cahaya pesonamu
Pesona yang membawa duka di hatiku
Hatiku yang tak pernah jemu menyapa bayangmu

Engkau bagaikan fatamorgana
Yang indah dengan sinar merona
Merona seolah berkata
Dekatilah aku, tangkap aku
Aku mendekat, engkau pun lenyap
Read More

Thursday, January 30, 2014

Seputar Ask.fm


"Ask.fm? apa itu ask.fm?" mungkin sebagian anak muda jaman sekarang belum terlalu kenal dengan yang namanya ask.fm atau justru sudah kenal, atau malah sudah kenal dekat dengan dia? oke dah, untuk yang belum kenal dengan apa itu ask.fm mari ikuti penuturan ahli ngasal ngomong, iya ngomong doang ahlinya, yang lain? kagak ada guna #ngenes -_-

Ask.fm adalah sebuah akun media jejaring sosial terbaru yang isinya cuma kepo-meng-kepo orang. Ask.fm saat ini mulai digemari di kalangan anak muda, khususnya ABG-ABG labil yang butuh asupan kasih sayang dan sukanya ngepoin orang. Nah ask.fm disini adalah sebuah akun yang sukanya bertanya kepada seluruh pengguna ask.fm tapi yang jadi keunikan disini adalah fitur anonim. Maksudnya, fitur anonim itu fungsinya sebagai kamuflase biar si penanya (kepo'er) tidak ketahuan siapa identitasnya dan tidak juga menampilkan namanya seperti yang ada di twitter. Itulah salah satu keunikannya, dan mungkin beberapa tahun kemudian media jejaring sosial ini akan dipake penyidik KPK untuk bertanya kepada para elit politik "incaran"nya. Ask.fm itu hampir sama dengan twitter, yakni menggunakan akses follow-memfollow tapi disini follow atau tidak itu tak penting, karena akun si penyanya pun tak diketahui. Intinya Stalker berkuasa. #ngasal

Langsung saja pemirsa. Selamat berkenalan. Selamat ber-kepo kepo ria....
Read More

Tuesday, January 28, 2014

Kelakuan Ketika Gempa

Terkadang ketika terjadi sesuatu hal yang menggemparkan dikata jauh lebih baik kalo dilakukan terlebih dahulu dengan cara yang terbaru, update status misalnya. Iya, update status. Misal seperti kejadian akhir pekan, tepatnya di hari sabtu (25 Januari 2014). Kala itu daerah Jawa Tengah, khususnya wilayah pantai selatan dilanda gempa yang cukup kuat, dengan kekuatan 6,5 Skala Richter. Cukup kuat untuk merobohkan dinding. Dan ketika terjadi gempa bumi harusnya hal pertama yang dilakukan adalah dengan cepat-cepat menyelamatkan diri, iya menyelamatkan diri. Tapi itu dulu, kalo sekarang lain lagi. Ketika terjadi gempa bumi hal pertama yang dilakukan oleh orang-orang khususnya anak muda jaman sekarang, itu cuma satu: Update Status. Iya, update status di semua media sosial yang dia punya, baik itu lewat BBM, Whatsapp, Line, Facebook, Twitter, bahkan Friendster (oke ini mungkin termasuk orang ketinggalan jaman). Menggelikan memang, ketika nyawa dipertaruhkan demi sekeping status tak bermakna namun dianggap penting dan wajib oleh mereka. Apapun yang terjadi, eksis tetap nomer satu! Eksis atau Narsis? Ah terserah kalian saja.

Sebegitu pentingkah eksis dan narsis di mata mereka? Entahlah. Tapi menurut saya terkadang ada benarnya juga ketika terjadi gempa bumi itu update status. Media Sosial sendiri diciptakan untuk menyebarluaskan informasi kepada para penggunanya. Dan, update status salah satunya. Namun, alangkah bijaknya untuk menyelamatkan diri kita terlebih dahulu dibanding dengan kita meng-update status media sosial kita ketika terjadi suatu bencana gempa bumi. Baru ketika dianggap sudah lewat gempa buminya kita bisa update status, harusnya memang begitu. Tapi, akankah pemikiran saya sama dengan para pemikiran mereka? Khususnya para ABG-ABG yang masih labil dan butuh perhatian lebih demi menemukan jati diri mereka. Saya rasa tidak sama. Itu bisa dilihat dengan status-status mereka yang terlalu lebay dan dramatisir bagaiakan opera sabun.

Intinya, Nyawa kalian jauh lebih penting. Ketika gempa bumi terjadi, selamatkanlah hape diri kalian! Update status entar belakangan, yang penting selamat.
Read More

Monday, January 27, 2014

Hidup Adalah Cobaan

Hidup adalah cobaan, ya seperti judul tulisanku hari ini, Hidup adalah cobaan. Ungkapan ini ada benarnya juga, karena selama proses kehidupan, kita tak pernah lepas dari yang namanya cobaan, cobaan hidup. Cobaan hidup datang silih berganti, ibarat kata peribahasa mati satu tumbuh seribu, ya begitulah dan ini akan terus berlangsung selama kita hidup di dunia ini.
        Kita sebagai manusia, tidak mampu menghindar dari yang namanya cobaan. Selalu saja cobaan itu datang dari arah yang tak pernah kita duga. Cobaan tak selalu berupa kesedihan, kemalangan, ataupun permasalahan, bahkan kegembiraan, kesenangan, maupun kemakmuran bisa juga disebut dengan cobaan, cobaan hidup.
        Tidak ada satu pun dari kita yang mampu menghalangi ataupun mencegah datangnya cobaan. Dalam setiap menghadapi setiap cobaan yang datang, haruslah kita memiliki kesabaran ekstra, kesabaran yang berakar kuat di dalam keyakinan, dan keimanan kepada-NYA. Kesabaran membuat kita mampu berfikir secara jernih dan menghasilkan pikiran yang positif, bukankah seperti yang banyak orang bilang di balik setiap cobaan selalu ada hikmah yang bisa kita ambil atau Selalu ada rencana Tuhan di balik setia cobaan sehingga tidak ada prasangka negatif atas segala cobaan yang datang menimpa kita. Ya meskipun terkadang kita masih saja suka untuk jengkel, marah, mengeluh, memaki, dan menggerutu ketika cobaan sedang menimpa kita. Patut kita ingat, Tuhan itu seperti sangkaan hambanya. Jika kita memiliki sangkaan baik, niscaya akan terjadi hal baik juga. Namun sebaliknya, jika kita memiliki sangkaan yang kurang baik, niscaya yang akan terjadi hal yang kurang baik juga.
        Hidup adalah rangkaian suatu perjalanan, perjalanan yang penuh liku dan penuh cobaan. Kita selalu diberi waktu untuk belajar memahami setiap masalah, setiap cobaan yang datang dan belajar untuk bagaimana menyelesaikan masalah yang datang. Agar kita kuat dalam menjalani berbagai cobaan dan permasalahan hidup, kita harus sabar. Kesabaran adalah obat paling baik untuk semua permasalahan.
        Tanpa kesabaran maka berbagai cobaan yang datang akan terasa sangat berat. Tanpa kesabaran maka suatu kehilangan, entah itu kehilangan orang yang kita sayangi, kehilangan harta benda akan terasa sangat menyakitkan. Namun, jika kita memiliki kesabaran maka ada ketenangan dalam jiwa, hati, dan pikiran kita untuk melihat berbagai permasalahan dari sisi yang lain, sisi yang positif. Bisa saja kehilangan itu adalah sebuah pertanda kita akan mendapatkan ganti yang lebih baik. Terkadang, cobaan yang datang kepada kita adalah sebuah pertanda, pertanda bahwa Tuhan memiliki rencana lain untuk kehidupan kita.

Seringkali kita sebagai manusia hanya bisa membuat rencana, rencana akan hidup kita nantinya akan sebagaimana dan sesuai dengan keinginan kita. Namun, terkadang pula kita sebagai manusia tidak pernah tahu dengan apa yang terbaik buat kita. Dan, Tuhan selalu memiliki rencana lain bagi kita. Lewat cobaan kita dapat belajar, belajar dalam memahami hidup dan belajar untuk bersabar dalam setiap menghadapi cobaan hidup. Bukan hidup namanya jika tak ada cobaan. Hidup adalah cobaan!
Read More

Tuesday, January 21, 2014

Celotehan Hari Ini

Terkadang, saat kita memandang sesuatu secara sekilas dan menciptakan persepsi secara sepihak, kita memang nggak bakal tau sepenuhnya akan hal itu. Sampai saatnya kita benar-benar berinteraksi secara langsung sehingga kita benar-benar mengenalinya. Terkadang dalam hidup kita memandang sebuah persamaan itu adalah hal yang penting dan mendasar, termasuk dalam menyikapi kesamaan dalam suatu hubungan percintaan.
Mungkin banyak yang mengira, awal dari sebuah hubungan yang langgeng itu adalah pasangan yang memiliki banyak kesamaan, kesamaan baik dalam hal karakter, minat, gender dan sebagainya. Tapi, tahukah kalian ? sebuah hubungan yang didasari dengan banyak kesamaan itu menyenangkan, menyenangkan pada awalnya. Tapi saat segala kesamaan itu menjadi konsumsi sehari-hari, maka hubungan itu akan menjadi sangat membosankan karena tidak adanya perbedaan yang membuat hari-hari menjadi lebih variatif. Terkadang Cinta itu seperti sihir, yang bisa merubah sesuatu yang nggak mungkin menjadi mungkin. Seperti merubah sebuah perbedaan yang kompleks menjadi sebuah kesamaan yang simpel. Bukankah, cinta itu indah karena ke'random'annya?
Yah, memang begitulah cinta. Terkadang memaksa yang tidak sama untuk menjadi sama demi sebuah stigma "kok kita samaan ya? mungkin kita jodoh" itu seperti memasak air dalam tungku kertas, iya susah. Terkadang, cinta bisa membuat seorang yang ber-IQ seperti Einstein menjadi orang ber-IQ setumpul spongebob. Ah, cinta memang sering berawal dari hal-hal sederhana tapi rasanya selalu gagal dijelaskan dengan kata-kata.
Haruskah kita jujur terhadap segala kekurangan yang kita miliki kepada sosok yang kita cintai? Haruskah kita jujur dan berterus terang sedari awal? Alangkah bijaknya kalo kita berterus terang sedari awal dengan pasangan kita, agar nantinya kelemahan kita bisa ditutupi oleh kelebihan pasangan masing masing. Terkadang, banyak yang mengira berbohong demi kebaikan itu adalah hal yang wajar dalam sebuah hubungan. Yang jadi pertanyaan hubungan macam apa yang dilandasi dengan kebohongan? Itu hubungan antar kekasih atau hubungan antara caleg sama rakyatnya, penuh aksi tipu-tipu ... lobbying dan upeti. *kok nyambung lagu Bento-nya Iwan Fals* -_- Nggak ada istilah bohong untuk kebaikan, karena sebuah kebohongan adalah pembelokan dari kebenaran. Jadi, saat kebenaran sudah belok, itu bukanlah sebuah kebaikan yang logis.
Terkadang kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini. Kita harus bisa bersyukur dengan apa yang telah tuhan beri, dan hargailah setiap pemberian-NYA entah bagaimana pun bentuknya, termasuk kekasih, pacar, istri, pasangan, ah sama saja pokoknya begitulah. Intinya, Break the rules, and follow your heart. *kagak nyambung*
Terkadang, kurangnya rasa bersyukur , hanya akan menuntun kalian kepada kehilangan yang lebih besar nantinya. Kehilangan akan sosok yang kalian cintai karena kebodohan kalian dalam menyikapi suatu perbedaan yang ada di sosok pasangan kalian. Tahukah kalian, tidak ada manusia yang lebih malang di dunia ini, kecuali manusia yang bersahabat dengan kesepian, kesepian akan rasa kasih sayang dan kesepian akan ekspresi untuk mencurahkan kasih sayang. Kita harus berubah, berubah memandang arti hidup kita dan berhenti untuk memaksakan segala kesamaan yang tidak sama atas nama cinta.
Terkadang, hidup itu memang selalu penuh dengan perubahan, tapi yakinlah segala perubahan itu akan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih kuat dan lebih variatif dalam menyikapi setiap perbedaan, termasuk perbedaan yang dimiliki oleh pasangan kita. Bukankah, kelemahan diciptakan untuk disempurnakan oleh kelebihan. Dan, bukankah kelebihan itu ada untuk menyempurnakan kelemahan yang ada? Meskipun kita terkadang tak suka dengan perubahan itu, tapi mau gimana lagi namanya juga hidup. :)
Read More

Sunday, January 19, 2014

Panggil Aku, Si Pembuat masalah!

Paris, 12 Oktober 1897

Aku salah apa?!
Terlahir sebagai seorang cacat, tanpa kedua kaki. Terlahir dari sebuah keluarga berpola pikir primitif. Yang hanya memandang kesempurnaan dari segi tampilan. Aku hanyalah seorang lelaki yang mempunyai ribuan kelemahan, dan sebuah kelebihan, membuat masalah. Iya, itulah kelebihan yang aku punya. Keluargaku memandangku sebagai sebuah tragedi, tragedi keluarga. Keluargaku menganggapku sebagai sampah, sampah keluarga. Sampah yang hanya bisa membuat kotor citra keluargaku. Aku dicampakkan, dan tak ada yang peduli. Bagai ungkapan mati enggan hidup pun sungkan, itulah aku.
Sejak kecil sudah terbiasa akan terpaan hawa dingin malam, dan teriknya mentari siang. Terkadang, di kala hujan yang bisa ku lakukan cuma satu berteduh di pepustakaan tua. Perpustakaan tua, dengan seorang nenek baik hati yang menjadi penjaganya. Baik hati karena mengijinkanku tuk tinggal sebentar tuk sekedar mencari selamat dari percikan hujan.
Aku yang terlahir dengan ribuan kelemahan hanya bisa pasrah ketika kedua orang tuaku memaksaku pulang, dan hanya untuk sekedar melampiaskan amarahnya, kepadaku. Iya, kepadaku, sosok yang tak memiliki kedua kaki. Apa daya bisa apa aku? Aku bisa apa? Ku goreskan segala kerumitan masalahku di atas selembar kertas kardus bekas. “Aku salah apa?!” itulah kata pertama yang aku tuliskan dalam kertas kardusku. Di tengah rasa putus asa akan siksaan ini yang ku tatap hanyalah sebuah simfoni. Simfoni kematian, kematian akan rasa sakit batin yang menyiksa. Kekerasan yang ku alami hanyanya sebuah penawar rasa, penawar rasa akan sakitnya batin ini.

Samar samar ku lihat seorang wanita, wanita bersayap. Dengan seulas senyum di bibirnya, dia berkata “Julurkan tanganmu.” Ku sambut tangannya, perlahan tanganku tak sanggup menulis lagi. Aku pergi mama, aku pergi papa. 
Sampai jumpa. Au Revoir.

Kecup Manis, Lorraine "Si Pembuat Masalah"
Read More