Menulislah, Seolah-olah Besok Kamu akan Melupakannya

Thursday, October 23, 2014

Enigma Kehidupan

Rembulan tak bertepi, alam semesta kelabu, halilintar, badai, bumi bergetar. Saat-saat penuh damai yang begitu langka; dengan dahi bertumpu di lutut, lengan melingkari kepala, aku merenung, menyimak, ingin rasanya aku tak usah ada. Namun kehidupan itu nyata, mutiara bening, bintang yang berkelip, dan angin yang berputar. Aku buta. Mataku menatap dunia lain, kehidupan lain yang semakain hari semakin mengecil. Warnanya memudar, citranya mengabur. Aku masih terbenam dalam tangis kebingungan dan terisak lemah. Aku tak berdaya menghadapi ketidakmampuanku mengingat segala yang samar itu, terbakar kenestapaan, terkurung dalam diorama. Terjebak dalam Enigma. Enigma kehidupan yang semakin aku tak mengerti. Siapakah aku? Kutanyakan pada maut yang meringkuk lelah di kakiku. Maut hanya mengerang, tak memberiku jawaban dan balik bertanya "Di manakah aku?".

Di manakah aku? Aku bisa mendengar tawa, suara-suara yang mengatakan "Pasti laki-laki, Tuan. Ia bergerak-gerak. Penuh semangat hidup". Entah itu apa, siapa dan maksudnya apa? Yang pasti aku bisa mendengar suara tawa. Suara tawa yang tersamar dalam tangisan penuh luka. Katanya Penuh semangat hidup? Hmmm.. tapi kenapa tersamar oleh tangisan penuh luka? Ah mungkin begitulah hidup, terkadang kita melihat sesuatu hanya dari apa yang kita dengar, tak mau menelisik lebih jauh apa yang ada dibaliknya. Begitu pula suara tawa dan tangis yang ku dengar.
Read More

Wednesday, October 22, 2014

Kenapa Mesti Bekasi?

Akhir akhir ini Kota Bekasi menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat media sosial. Pembicaraan yang menjurus ke arah nada sindirian maupun ejekan kepada Kota Bekasi. Secara serempak, banyak muncul gambar meme-meme tentang Kota Bekasi, dan mayoritas kebanyakan gambar tersebut membully Kota Bekasi. Kota Bekasi di-bully gara-gara jauh dari Kota Jakarta, padahal kalo dilihat dari peta sih deket, tapi nyatanya emang jauh sih. -___-

Ngenes banget Kota Bekasi, emang Bekasi salah apa sampe dibully sebegitu rupa? -__- 


Read More

Tuesday, October 14, 2014

Ketika Kehabisan Ide Menulis

Bagi seorang blogger, ketersediaan sebuah ide merupakan sebuah kewajiban tak tertulis. Adanya ide merupakan jaminan adanya sebuah postingan. Entah itu postingan bagus ataupun tidak, yang penting sudah ada ide untuk ditulis dan diposting di blog pribadi. Akan sangat menyesakkan bagi seorang blogger apabila sampai suatu hari kehabisan ide untuk menulis, seperti yang saya alami saat ini. 



Saya sudah hampir sebulan tak bisa mendapatkan ide untuk menulis di blog. Sebenarnya sih saya banyak dapet ide menulis, mulai dari menulis cerpen, puisi, tulisan penting, sampai sesuatu yang tak penting sekalipun sempat terlintas di benak saya untuk ditulis di blog pribadi. Tapi seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, ide itu cuma datang sekedar melintas di pikiran. Sekedar melintas. Melintas doang, tak sempat mampir. Sebelum bisa saya tuangkan dalam lembar kosong ms word, entah kenapa tiba-tiba ide itu hilang tak berbekas. Ide yang tadi menggelora seketika lenyap bak ditelan bumi. Entah kenapa itu bisa terjadi? dan anehnya itu terjadi berulang kali.
Read More

Awas! Skripshitious!

Tingkat akhir, kata orang tingkat akhir adalah sebuah bagian yang menjadi akhir dari sebuah masa. ya namanya juga akhir, pasti datangnya pas bagian akhir. Kalo datangnya pas awal bulan itu namanya gajian. Eh kok ngaco?!. Tingkat akhir adalah sebuah fase yang mana mau gak mau semua orang pasti akan mengalaminya. Entah itu akhir jaman, akhir hayat, ataupun akhir-nya jadian juga. Eh kalo itu sih akhir dari status jomblo. *abaikan*

Setiap orang pasti akan mengalaminya yang namanya Tingkat Akhir, tapi seringnya sih terjadi pada mahasiswa, khususnya Mahasiswa Tingkat Akhir. Mahasiswa tingkat akhir yang lebih sering dikejar deadline dibanding dikejar lamaran. Dikejar deadline skripsi. Pada umumnya mahasiswa tingkat akhir sering terkena penyakit Skripshitious. Pasti kalian bingung apa itu Penyakit Skripshitious? Yang pasti tak pernah jauh dari yang namanya gebetan skripsi. Lebih lanjut,  Ini dia penjelasannya :
Read More

Monday, September 22, 2014

Aku Bisa Apa

Mencoba lupa itu sulit, apalagi melupakan sesuatu yang indah akan kekasih yang telah pergi. Tapi, terkadang jauh lebih susah untuk bangkit. Bangkit dari keterpurukan rasa setelah ditinggal pergi sang pujaan hati. Pujaan hati yang mana telah kita bela sepenuh hati dan berkorban sekuat jiwa namun tetap saja dia memilih pergi. Pergi dari kita yang telah berjuang sekuat tenaga hanya untuk menyenangkan hatinya. Namun tetap saja semua sia sia belaka. Aku bisa apa.

Manusia itu bisanya cuma berharap dan berusaha, namun kalo Tuhan berkehendak lain kita bisa apa. Mungkin dulu kita pernah berharap bahwa kita akan terus bersama, bersama dalam menjalani sisa waktu kita. Namun nyatanya semua sia sia. Aku berjuang sekuat tenaga untuk kamu, tapi nyatanya kamu malah berjuang dengan yang lain. Katanya kamu tak pernah lagi hubungan sama dia, namun nyatanya kamu tetap berhubungan mesra dengannya, jadi aku bisa apa? Melarangmu? Ah aku bisa apa.
Read More

Wednesday, September 3, 2014

Namanya Juga Mimpi

Selamat siang teman teman semua, ketemu lagi dengan saya sang mahasiswa tua, mahasiswa hampir wisuda namun terkendala sulitnya tugas akhir HAHA. September, bulan dimana mahasiswa baru tercipta dan datang mencoba menaklukan kampus dengan penuh gaya. Penuh gaya dengan berbalut gaya anak SMA, namun pemikiran masih belum terjamah, masih kayak anak SMA. Jadi, maklum kalo masih labil. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyRtwwj2G2A_Hg7OXnzX6sRVpIBm5vXuTBNL_Boshg7-QP4V84lh11zolIw9wp_hJo6AbziV6rP4N4tgcPYn1CTi3JXb_DPPVosAuN-qxMgIrwiHv2lCG5JHxwP5D-UrgKySAFfWZ5RfCj/s1600/DSC_0124.JPG

Masa-masa awal kuliah adalah masa paling indah, masa dimana kita belum terkena bujuk rayu skripsi ataupun bujuk rayu revisi. Masa-masa awal kuliah, masa dimana kita bisa bebas, bebas mencari pacar teman sebanyak mungkin. Masa menyenangkan dimana belum kenal sama yang namanya Setan Pikiran yang bernama tugas kuliah. Mahasiswa baru, status dimana kita bisa bergaya dan bebas mencari pacar berbagai rasa. Ngomongin soal pacar, bagi mahasiswa tua punya pacar adalah sebuah dilema, di satu sisi sangat dibutuhkan sebagai penyemangat, di satu sisi juga bisa merusak. Merusak fokus dan pikiran akan tugas akhir. Biasanya, dalam konteks mahasiswa tua yang sudah banyak makan asam garam perkuliahan, Pacar disini sudah disetel sebagai calon pendamping, selain calon pendamping wisuda juga kelak akan dijadikan sebagai pendamping hidup alias istri.
Read More

Monday, September 1, 2014

Sekiranya Kita Gagal

Sekiranya kita mengalami kegagalan, tetaplah berbaik sangka sama Tuhan dan sekiranya kita mengalami kegagalan yang begitu menyakitkan janganlah kita menyalahkan takdir, namun curigailah diri kita sendiri dan intropeksi. Mungkin kegagalan itu merupakan sinyal bahwa selama ini kita kurang bersungguh-sungguh dalam pencapaian cita-cita kita, dan kita kurang konsisten. Atau mungkin cita-cita itu sendiri masih samar, belum ada deskripsi yang jelas bagi cita-cita kita.

Sekiranya cita-cita itu telah jelas, mungkin saja kita belum mengoptimalkan potensi-potensi yang kita miliki. Dengan kata lain, mungkin selama ini kita belum benar-benar bersyukur, dan kita harus ingat untuk selalu bersyukur. Namun jika kita telah mengoptimalkan segala kemampuan yang kita miliki dan kita masih gagal pula, toh semua itu merupakan takdir dari Tuhan. Namun ingatlah bahwa itu hal yang perlu kita sikapi dengan bijak, bukan lantas kita katakan, “Memang sudah nasib saya begini, mau diapain lagi?” (Alias berputus asa)
Read More