Aku Adalah Aku, Aku Cuma Seorang Introvert

Dalam hidup ini, semua tercipta dengan berpasangan. Siang malam, tua muda, laki perempuan, introvert dan ekstrovert. Ngomongin soal introvert dan ekstrovert, pernahkah kalian menyadari bahwa setiap manusia itu tercipta dengan gaya berbeda? Gaya berbeda, maka beda pula dengan temperamen yang berbeda pula. Introvert dan Ekstrovert adalah sebuah temperamen yang dimiliki tiap manusia. Temperamen ini tercipta bisa karena sudah ada sejak lahir maupun karena pengaruh lingkungan, namun kebanyakan terjadi karena faktor lingkungan.

Apa yang kalian bayangkan saat mendengar kata introvert? Pendiam, pemalu, penyendiri, dll? Ya kalo itu pendapat kalian, maka pendapat tersebut tidak salah. Namun juga tidak sepenuhnya benar. Jadi, apa itu Introvert? Introvert adalah orang yang berorientasi ke ‘dalam’ diri mereka sendiri (inward thinking). Mereka tertarik pada dunia ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-orang introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri untuk berpikir ataupun beraktivitas. 

 http://sangterasing.wordpress.com/2013/04/05/apa-itu-introvert-dan-bagaimana-orang-introvert-seperti/

Introvert pada dasarnya merujuk pada jenis kepribadian seseorang yang merupakan lawan dari ekstrovert. Jenis kepribadian introvert atau ekstrovert ini merujuk pada preferensi-preferensi yang dipilih oleh seseorang. Sementara preferensi – preferensi itu dipilih berdasarkan hal-hal yang terasa lebih nyaman untuk dilakukan atau dijalani. Dengan kata lain, kepribadian akan menentukan definisi kenyamanan. Nyaman bagi orang ekstrovert belum tentu nyaman bagi orang introvert.

Seorang introvert, tidaklah sama dengan seorang pemalu atau seseorang yang suka menutup diri. Seorang introvert adalah seseorang yang lebih suka meresapi ide, memahami berbagai pikiran dengan cara berteman dengan ketenangan dan kesunyian dibanding dengan orang ekstrovert yang lebih menyukai suasana keramaian. Dan aku salah satu seorang introvert

Perbedaan yang terlihat antara orang introvert dan ekstrovert adalah sumber kekuatan mereka, sumber energi. Kaum introvert umumnya mendapat tenaga dari dunia yang berisi ide, pemikiran, emosi, dan pengalaman pribadi mereka. Kaum introvert merupakan penyimpan energi. Dibanding dengan ekstrovert yang mendapatkan tenaga dari luar. Seperti yang saya kutip dari Pecinta Wanita, Perbedaan yang mencolok adalah seputar energi. Energi Introvert terhisap dan akan cepat habis jika ia berada di tengah keramaian, di tengan kumpulan banyak orang, sedangkan Energi Extrovert akan terhisap dan lebih cepat habis jika ia sendirian. Jadi, jangan heran kalo kebanyakan orang introvert lebih suka keheningan, ketenangan, dan kesendirian dibanding dengan keramaian banyak orang, karena disanalah kenyamanan mereka akan terpenuhi. Beda dengan ekstovert, ekstrovert jauh lebih suka dengan tempat ramai, dan sangat tak menyukai kesendirian. Itulah kenapa para Introvert lebih suka diam dan bingung di tengah kumpulan banyak orang. Coba perhatikan blog para introvert. pasti jauh lebih banyak daripara extrovert. Namun pada saat dalam situasi sosial, yang terjadi justru kebalikan nya.

Hmmm… menarik bukan?

Jadi, jangan heran jika melihat aku lebih suka diam ketika berada di tengah keramaian, sampai-sampai aku sering merasa sendirian di tengah keramaian. Dan, aku sering mengalaminya. Seperti yang sudah aku jelaskan tadi di atas, pada dasarnya orang introvert itu lebih suka kesendirian dan ketenangan dibanding keramaian. Introvert lebih suka menyendiri dan jarang berbaur. Jadi, jangan heran kalo seorang introvert seperti saya lebih sedikit memiliki teman dibanding ekstrovert. Namun, meskipun memiliki sedikit teman, teman yang dimiliki kaum introvert jauh lebih dalam dibanding kaum ekstrovert yang relatif lebih banyak memiliki jumlah teman.

Pada dasarnya, orang introvert juga suka bersosialisasi, namun mereka sudah merasa nyaman jika memiliki 1 atau 2 orang teman dekat karena bagi mereka yang terpenting bukanlah kuantitas teman yang mereka miliki tetapi lebih kepada kualitas atau ‘kedalaman’ hubungan yang mereka bangun. Beda halnya dengan orang ekstrovert, mereka sangat senang bertemu dengan orang-orang baru dan membuat teman sebanyak mungkin karena justru hal inilah yang membuat mereka nyaman.

Pada akhirnya kita tidak perlu mempermasalahkan apakah kita introvert atau ekstrovert, tapi yang lebih penting adalah bagaimana mengembangkan potensi berdasarkan pengetahuan akan jenis kepribadian kita, karena setiap kepribadian tentu memiliki kelebihan dan juga kekurangan.contoh sederhananya, Orang introvert harus belajar lebih membuka diri terhadap pergaulan baru dan dunia sosial. Sedangkan orang ekstrovert harus belajar menikmati waktu-waktu sendiri mereka.

So, what kind of person are you ?

Referensi:
http://sangterasing.wordpress.com/2013/04/05/apa-itu-introvert-dan-bagaimana-orang-introvert-seperti/
http://emilarya.wordpress.com/2013/01/23/definisi-introvert-yang-sebenarnya/
http://pencinta-wanita.com/artikel/tentang-introvert-dan-extrovert/
http://carakata.wordpress.com/2013/09/03/seperti-apa-introvert-itu-1/

Comments

  1. yup! betul tuh..
    i'm ekstrovert :D

    ReplyDelete
  2. hhhmm... kalau aku termasuk introvert atau extrovert ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kamu lebih suka sendirian atau di tengah keramaian?

      Delete
  3. Aku introvert juga pak, tos jangan? Wkwk

    ReplyDelete
  4. introvert dan ekstrovert, baru tau gw. lumayan nambah kosa kata

    ReplyDelete
  5. kesan nya introvert terlihat sombong dan jarang mau berbaur ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa itu kesan dari orang ekstrovert.. orang ekstrovert menganggap org introvert itu sombong dan jrang mau berbaur.... pdahal sprti aku udh tulis di atas.. orang introvert kalo di keramaian itu energinya cepet abis

      Delete
  6. gue termasuk introvert, dan merasa lebih keren kalau lagi jalan-jalan sendirian :p

    ReplyDelete
  7. sebenernya orang introvert bakal tetep ngerasa nyaman di tengah keramaian kalo dia sendiri bisa mengendalikan dirinya. jadi kalo misal ditanya2 orang dia siap, dia siap ada di keramaian. itu aja sih menurutku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa terkadang, tapi kalo belum terbiasa tetep aja pait -__-

      Delete
  8. Kalo gue kadang kadang introvert kadang kadang ekstrovert haha *aneeh

    ReplyDelete
  9. gu introvert . wkwkw
    bisa mampir di blog gue marcelliusrangga.blogspot.com

    ReplyDelete
  10. aku introvert... tapi gara-gara pengalaman hidup sekarang jatuhnya malah pingin jadi anti sosial :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi introvert itu semacam sisi mata uang, ada positif ada negatif. Banyak kok orang introvert tapi tidak anti sosial, introvert itu sudah jadi semacam bawaan dari lahir, dan bedanya itu soal pemanfaatan energi dari dalam jiwa. Kalo saran sih, jangan jadi anti-sosial :))
      banyak kok introvert, tapi punya kepekaan sosial yang tinggi, tidak jadi anti-sosial. Yang terpenting itu merubah pola pikir kita selanjutnya mau gimana :))

      Delete
  11. Yesss saya ekstrovert terkadang introvert :D
    visit balik yang mastah http://tujuhmaretsembilanempat.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha yang jelas mas? introvert apa ekstrovert? haha :D

      Delete
  12. "...bagi mereka yang terpenting bukanlah kuantitas teman yang mereka miliki tetapi lebih kepada kualitas atau ‘kedalaman’ hubungan yang mereka bangun." >> bener banget ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeahh emang bener.. introvert mah tak peduli jumlah teman itu banyak atau enggak.. yang penting berkualitas :)))

      Delete
  13. kalau saya sih introvert dan ekstrovert haha

    ReplyDelete
  14. Saya introvert, sering menyendiri namun terkadang merasa sangat kesepian karena tak ada orang terdekat yg dapat diajak curhat :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahha ya mulai lah untuk membuka diri :))) perbanyak ngobrol dengan orang lain

      Delete
  15. Replies
    1. apatis ? tak peduli ? haha ya bisa tuh, tapi ya jangan terlalu cuek pada sekitar, tumbuhkan empati dan simpati

      Delete
  16. saya introvert, dan saya setuju sama yang ada dipostingan ini,, emang seperti itu gambaran seorang introvert
    tapi banyak yang tidak mengerti,, karena yang saya baca, di dunia ini lebih banyak orang dengan kepribadian ekstrovert. jadi ketika si introvert ini menyendiri,, suka dikira aneh dan saya lumayan sering di cap sombong apalagi sama orang yang baru dikenal,,,
    dan soal peretemanan saya lebih memilih orang yang membuat saya nyaman dibanding dengan jumlah teman yang banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeah memang benar begitu, dan saya juga begitu :)))

      Delete
  17. Kepribadian saya ambivert, berubah2 trgntung situasi kondisi, kdang introvert kdang ekstrovert. Syukuri apa yg ada, hidupi itu mengalir apa adanyaa

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Salahnya Memilih Diam ?

Sebuah Cerita, Tentang Secangkir Kopi

Politik Kekerabatan : Studi Kasus Politik Dinasti di Indonesia