Posts

Tips Menjual Tablet Asus Dengan Harga Tinggi

Image
Bosan dengan tablet yang kamu miliki? Dan kamu berencana untuk jual tablet Asusyang kamu miliki? Mengingat bahwa untuk peran tablet dijaman sekarang ini adalah hal yang sangatlah penting dan hampir semua orang akan menggunakan tablet atau gadget yang canggih sebagai cara untuk memenuhi segala kebutuhannya dengan sebaik mungkin.
Sumber gambar : BukaLapak
Jika kamu ingin menjualnya dengan harga tinggi, maka tenang saja, kamu dapat menjualnya dengan harga yang jauh lebih tinggi, asalkan kamu mengetahui tata cara dalam menjualnya agar tablet Asus kamu tetap dibeli dengan harga yang tinggi juga, dengan begitu kamu tidak akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Cerita Dari Tengah Laut

Image
Terkadang memendam rindu terlalu lama itu seperti menendam bara dalam sekam, tampak samar, namun semakin lama terpendam api semakin besar, semakin berkobar, membuatmu hangus terbakar.
Setiap pagi, yang pertama kali aku lihat dari setiap bangun tidurku adalah setumpuk buku, yang membujur menumpuk menjadi satu, tepat di sampingku, tepat di sebelah tidurku. Seringkali dalam tiap ruas kesadaranku yang belum pulih benar, terkadang setumpuk buku itu terlihat seperti kamu, yang tampak tersenyum malu-malu, lalu mengecup pipiku, sembari mengucap selamat pagi padaku.

Cerita Tentang Kedua Orang Tua

Pada akhirnya, yang tersisa dari seorang manusia adalah kenangan tentang dirinya, seperti genangan air yang tercipta tatkala hujan lebat telah mereda.
Jika pada akhirnya, aku hanya akan mengalami berbagai macam kepahitan dan perpisahan penuh dilema, niscaya ketika akan lahir, aku akan meminta untuk tidak dilahirkan ke dunia.

Di awali sebuah lentera, kegelapan malam sedikit tercerahkan. Dimulai dari setitik cahaya yang perlahan mendekati tepian kota, menjadikannya terang dan jelas, bahwa titik cahaya itu adalah sebuah kereta kuda. Sebuah kereta kuda yang mendekati sebuah rumah di tepian kota, yang oleh orang sekitar dikenal sebagai satu-satunya dokter persalinan yang tersisa.

Belajar Sejarah di Museum Sumpah Pemuda

Image
foto: wikipedia.org
Dari sekian banyak pilihan tempat wisata di Jakarta, pastinya sebagian wisatawan bertanya-tanya apakah di Ibukota ini terdapat satu tempat wisata yang memberikan cerita-cerita sejarah.
Deretan museum di Kota Tua memang punya ceritanya sendiri. Namun, ada satu museum yang juga memiliki banyak sejarah. Museum tersebut adalah Museum Sumpah Pemuda. Namun, siapa sangka museum ini dulunya adalah sebuah kos-kosan yang dihuni oleh para pelajar Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Pada tahun 1908, pemilik kos-kosan Sie Kong Liang membuka kamar-kamar penginapan untuk siswa-siswa dari School tot Opleiding van Inlandsche Artsen atau Stovia dan Rechtsschool, RS.

Cerita Tentang Semesta Angkasa Raya

Suatu pagi aku terbangun dengan rasa aneh di kepala, dengan sebuah rasa yang tak bisa aku jelaskan dengan kata-kata. Pagi itu, umurku hampir dua puluh lima, umur dimana konon katanya bagi sebagian perempuan adalah umur yang wajib untuk segera menikah, takut jadi perawan tua, begitu kata para tetangga. Tapi setidaknya di umurku yang hampir dua lima tahun ini sebuah cerita tiba-tiba berputar di kepala. Meskipun masih tampak samar-samar, namun bayangan itu mengingatkanku akan sesuatu.
Sejenak memberi jeda kepada pikiranku untuk memproses lebih jauh, aku putuskan untuk menjerang air, berharap secangkir kopi hitam mampu membuat bayangan itu menjadi lebih jelas. Tak berapa lama, secangkir kopi hitam tanpa gula sudah tersaji di atas meja. Aku rengkuh tubuh cangkirnya sejenak untuk meresapkan hangat tubuhnya. Entah kenapa, ketika aku sesap secangkir kopi hitam itu untuk kali pertama, seketika bayangan yang tadi buram mendadak menjadi jelas. Membentuk sebuah cerita, membentuk sebuah nama, seket…

Cerita Dari Balik Reruntuhan

Sore itu hujan turun dengan begitu derasnya, dengan sesekali terdengar petir menyambar, mengkilat lalu meninggalkan gemuruh yang menggetarkan bumi yang kini aku pijak. Dari timur jauh, aku lihat cakrawala berkelap-kelip, dengan bunyi dentuman yang saling menyalak, tanda semakin dekat. 
Sesekali aku melihat pesawat berlambang swastika mondar-mandir di udara, mengejar pesawat berlambang palang merah, seolah ingin memburunya, menghabisinya sebelum dia menjatuhkan perbekalan yang dibutuhkan warga kota. Warga kota akan sebuah kota di timur laut Rusia, yang terkepung hampir seribu hari. Sebuah kota yang diberi nama sang pembebas negara dari kuasa kerajaan lama dan merubahnya menjadi sebuah komuni raksasa. 

Cerita Tentang Nyonya Lakarna

Malam belum larut benar, tatkala aku temukan dirinya terbaring sesenggukan di atas tempat tidurnya. Dirinya terlihat begitu berantakan, dengan tisu bekas pakai berceceran di lantai kamarnya. Nampaknya dia masih tersadar, tatkala aku usap rambutnya, seolah memastikan bahwa dirinya itu nyata. Kedua matanya terlihat memerah, tatkala ku sibak rambut panjang yang menutupi wajahnya.
Dirinya masih belum mau membuka mulutnya, tatkala ku angsurkan gelas berisi air putih kepadanya, sekedar untuk menenangkannya. Namun dia tak segera meminumnya, dia hanya melihat, dan menimang-nimang seolah heran tatkala melihat isi gelas yang dia pegang. Kesabaran, hanya itu yang aku punya saat itu. Kesabaran menunggu, sejenak menanti dirinya tenang, dan mau menceritakan semuanya. Dirinya terlihat begitu terguncang, pundaknya nampak bergetar, sesenggukan, dan sedikit mereda, tatkala pada akhirnya dia mulai minum air dari gelas yang dipegangnya.