Posts

Yang Tidak Terjelaskan

Terbangun dengan kepala berat di pagi hari, tidak ingat apa yang terjadi semalam, dan tidak tahu sedang berada dimana. Beberapa helai pakaian berserakan di tempat tidur, dengan beberapa gaun wanita berserakan juga di lantai. Entah milik siapa, tidak ada bedanya, tidak ada yang yang tahu ini punya siapa, itu punya siapa. Kesadarannya masih belum pulih benar, ketika melihat lampu kamar mandi menyala, dengan gemericik suara shower yang teredam oleh pintu kamar mandi yang tak seberapa tebalnya. Terlihat siluet bayangan seseorang di bawah shower dari balik kaca buram pembatas di pintunya, entah dia siapa, entah pria entah wanita, entah kenapa dirinya tidak mengenakan apa-apa. Apa yang terjadi sebenarnya? Begitu pikirnya. Tidak lama kemudian, suara shower tak terdengar lagi, terganti oleh suara senandung merdu seorang wanita. Dia hendak memejamkan matanya kembali, ketika tercium semerbak aroma wangi yang begitu dia kenali. Ah entahlah, mungkin sedang bermimpi, begitu kilahnya. Kesadarannya

Sebuah Tulisan: Sungguh Tidak Jelas

Image
Terkadang hidup bisa sedemikian tidak jelasnya, jika hanya dihabiskan untuk mencari penjelasan tentang apa yang tidak jelas dalam hidup. Karena semakin banyak mencoba untuk mencari penjelasan, maka semakin banyak pula hal-hal tidak jelas yang meminta penjelasan. Hidup memang seperti itu, apalagi jika hidup di suatu negara yang sangat indah dan selalu disirami cahaya matahari setiap tahunnya. Banyak sekali penjelasan yang berkeliaran di linimasa. Apalagi di grup WA, entah di grup keluarga atau di grup SMA, semuanya bertingkah seolah menjadi ahli yang pandai dalam menjelaskan sesuatu yang sebenarnya tidak dipahaminya. Mengoceh sana, mengoceh sini, kutip teori itu, kutip teori ini, bila perlu pakai ilmu cocoklogi. Segala sesuatunya yang sekiranya agak cocok, dia jelaskan dengan menggebu, kepada mereka yang membutuhkan penjelasan, membutuhkan pencerahan.

Melihat Angan Bekerja

Image
Setidaknya, dibutuhkan kurang lebih uang satu juta rupiah untuk melakukan reparasi sepeda motor. Ada beberapa bagian yang perlu diganti dengan yang baru. Salah satunya adalah rem depan. Tidak banyak yang dipedulikan dari rem depan, selain tugas fungsionalnya sebagai pengendali laju sepeda motor. Jika bagian itu tidak berfungsi dengan benar, maka akan menciptakan kekacauan yang bisa menimbulkan celaka bagi pengendaranya. Sungguh betapa pentingnya rem depan, namun seringkali diabaikan. Tapi duit darimana?? Seperti halnya rem depan, logika pun perlu diperhatikan dengan seksama. Agar nantinya, logika tetap sehat dan waras dalam mengatur laju kecepatan alam pikiran bawah sadar yang sering kali mencetuskan hal-hal yang tidak jelas. Belum lagi, kecenderungan alam pikiran yang jika tidak dikendalikan akan mudah terhasut oleh bujuk rayu perasaan. Alangkah bedebahnya hidup ini jika segala aspeknya selalu terbawa bujuk rayu perasaan. Hilang akal sehat, tidak bisa melihat segala sesuatunya dengan

Tidak Ada Mudik Tahun Ini

Image
Tidak ada keluarga yang sempurna, tapi bagi saya, keluarga adalah tempat terbaik untuk kembali. Kembali dari tanah rantau, untuk menata diri, untuk menjaga tali silaturahmi, agar tetap terjaga dan terajut rapi.  Kami Tidak Mudik Menjelang Hari Raya, banyak orang yang rela mempertaruhkan nyawanya hanya untuk sebatas mudik ke kampung halaman. Tidak peduli di tengah jalan akan berdesak-desakan, terjebak kemacetan hanya untuk berkumpul dan merayakan hari raya bersama keluarga. Bahkan di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, masih banyak orang yang rela menerobos segala larangan dari pemerintah untuk mudik. Karena tidak lengkap rasanya, hari raya tanpa berkumpul dengan keluarga. 

Keluh Kesah Tengah Malam

Tengah Malam, Terlalu banyak pikiran yang tidak bisa ditangguhkan ketika kehilangan pekerjaan. Apalagi hal itu terjadi di tengah pandemi. Kehilangan pekerjaan sungguh menyakitkan, tidak bisa dibayangkan jika hal itu bisa memberi bekas yang begitu dalam. Dibandingkan dengan kehilangan kekasih di masa muda, kehilangan pekerjaan di saat-saat seperti ini terasa jauh lebih menyesakkan. Kehilangan pekerjaan dan proses mencari pekerjaan bisa membuat isi kepala berputar setiap harinya. Tidak jarang, hal itu menciptakan perasaan insecure pada diri sendiri, dan menjadikannya overthinking yang berlebihan ketika menyadari bahwa sampai saat ini surat lamaran pekerjaan tidak kunjung mendapatkan balasan.

Hujan Terakhir

Sebelas dua belas, berjarak tidak lebih dua puluh empat jam. Terarak begitu banyak beban yang mengusik pikiran, perihal berbagai macam keluhan yang tak sempat ditunjukkan. Kepada dunia, kepada mereka, yang menganggap semua tampak baik-baik saja. Tidak banyak yang tersisa, di hari dia bertambah usia, kecuali sejumput harapan yang dia kumpulkan secara perlahan, dari tiap remah-remah kenyataan yang tak kepalang tanggung membuatnya berpikir sebelas dua belas kali lebih banyak dari biasanya. Tidak banyak yang tersisa, tapi tidak apa, yang terpenting masih ada sisa. Sisa-sisa harapan yang bisa dia bangkitkan selayaknya foniks yang bangkit dari abu.  

Hari Minggu Pertama

Minggu pertama di bulan Maret, tidak banyak yang terjadi, hanya ada sedikit jeda yang tercipta oleh kata demi kata yang terangkai menjadi sebuah cerita, cerita yang telah lama usai. Tidak banyak yang perlu diperdebatkan, tidak perlu dipermasalahkan, semua orang punya cerita-cerita lama. Tidak bisa dilupakan tidak bisa diabaikan, semuanya melekat erat pada ingatan. Banyak yang menolak lupa, banyak pula yang menolak ingat, semuanya sama saja. Menjaga cerita-cerita itu tetap di kepala, selamanya. Kecuali, jika dirimu terkena amnesia.