Menulislah, Seolah-olah Besok Kamu akan Melupakannya

Wednesday, May 25, 2016

Terbaru dari Toyota, All New Sienta

Akhirnya, secara resmi PT Toyota Astra Motor meluncurkan mobil terbarunya bernama Toyota All New Sienta. Pertama kali, Toyota All New Sienta dirilis pada acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yang diadakan pada tanggal 7-17 April 2016.


Dengan mengusung konsep Multi Activity Vehicle (MAV), Toyota All New Sienta menawarkan desain mobil yang akan memanjakan segala aktivitas penggunanya. Tidak hanya fungsional, Toyota All New Sienta memiliki desain yang modern dan dinamis dengan eksteriornya yang lebih stylish dan modern. Toyota All New Sienta merupakan mobil dengan performa yang baik dan mampu memberikan kenyamanan berkendara. Selain itu, Toyota Sienta juga dilengkapi dengan berbagai fitur dan teknologi seperti power sliding door, dive-in seat, serta transmisi CVT.

Read More

Tuesday, May 17, 2016

Wisata di Pulau Bali

Pulau Bali dengan segala keindahan alam dan budayanya memang tak pernah bosan untuk kita kunjungi dan diabadikan lewat jepretan kamera. Bagi sebagian pelancong luar negeri, tak lengkap rasanya jika datang ke Indonesia tanpa berkunjung ke Pulau Bali. Bagi para turis lokal, Pulau Bali masih menjadi destinasi idaman untuk menghabiskan waktu liburan, baik itu sendirian, bersama kekasih, atau wisata keluarga.

Pulau Bali menawarkan banyak wisata yang beraneka rupa, mulai dari wisata budaya, wisata cita rasa (makanan), sampai wisata panorama alam yang indah. Alangkah baiknya, sebelum berkunjung ke Bali untuk membuat rencana akan seperti apa hidup disana. Dan berikut saran (pertanyaan) wisata dari saya:

Read More

Tuesday, May 10, 2016

Cara Mengatasi Writer's Block

Entah kenapa dalam beberapa hari terakhir, menulis menjadi sesuatu yang sulit untuk saya lakukan. Rasanya bingung, rasanya aneh dan terasa begitu janggal untuk kembali menulis. Bukan karena malas, bukan karena enggan menulis, bukan karena tidak ada ide menulis, bukan juga karena banyak pekerjaan. Enggak, dan entah kenapa saya tak tahu sebabnya kenapa?

http://www.whyimcray.com/2015/08/writers-block-language/

Pernah mencoba menulis yang ringan tapi tetap tak bisa, mau mencoba menulis tulisan yang agak berisi tetap saja tak bisa. Saya (merasa) banyak ide, tapi tak bisa menuliskannya. Banyak waktu untuk menulis, tapi tak bisa menentukan mau menulis apa. Jujur saja, saya pun bingung sebabnya kenapa? Apa iya, saya itu lagi kena writer’s blockTapi kak, saya kan bukan penulis, cuma seorang blogger kemarin sore yang butuh job review.
Read More

Sunday, May 1, 2016

Minggu Pagi di Praketa Kopi

Minggu pagi, biasanya masih berkutat di alam mimpi, namun tidak hari ini. Bersama Mas Pradna, Mbak Olip, dan Kawan-kawan Blogger Banyumas, saya sudah duduk manis di Praketa Kopi. Mendapat Undangan, Merayakan satu tahun ulang tahun Praketa Kopi, kami diajak meracik dan menyeduh kopi sendiri. Bukan dengan cara biasa, namun dengan berbagai alat penyeduh kopi yang ada. Bagi seorang penikmat kopi tradisional seperti saya, yang terbiasa membuat kopi dengan cara biasa, membuat kopi dengan alat penyeduh kopi itu sesuatu hal yang tak biasa, pengalaman pertama. Pengalaman pertama, dan tak yakin dengan rasa kopi yang saya cipta. Ah tapi sekiranya, saya sudah pernah mencobanya. 
http://olipeoile.com/2016/04/26/brewing-blogging-with-praketa-kopi/
Sumber: Olipeoile.com 
Read More

Saturday, April 30, 2016

Tentang Satu Pertanyaan

Dua minggu bukanlah waktu yang sebentar. Baginya dalam keadaan biasa, dua minggu bisa menghasilkan lima atau delapan tulisan. Namun tidak saat ini, baginya dua minggu adalah waktu yang terbuang percuma, tanpa karya, tanpa tulisan. Semua itu membuatnya gila, sampai suatu sore, aku bertanya pada dirinya “What’s Your Goal?”. Dia bingung, dia celingukan, bukannya menjawab dia malah balik bertanya “How about you? What’s Your Goal?” Kampret! Ditanya bukannya ngasih jawaban, malah ngasih pertanyaan! 
https://timemanagementninja.com/2013/03/10-questions-you-must-answer-about-your-goals/

Terkadang kehidupan jaman sekarang itu membingungkan, untuk menghadapinya perlu kesabaran ekstra. Dia itu seperti wanita pada umumnya, yang suka memberi banyak kode-kode, tanda-tanda tak jelas. Terkadang dia bicara apa adanya, namun terkadang dia bicara layaknya seorang filsuf jawa, perlu waktu ekstra untuk aku bisa mencerna apa maksudnya. Layaknya Derrida, dia selalu memberi pertanyaan balasan tatkala aku bertanya pada dirinya. Teori Dekonstruksi, dia menyebutnya dan dia tergila-gila akan teorinya Derrida, Selalu ada tanya, dibalik sebuah tanya.
Read More

Friday, April 15, 2016

Gadis Bermata Biru

Hidup adalah pilihan, begitulah katanya. Kata dia, seorang gadis bermata biru yang sering aku sebut dalam tiap doa. Menerima dirinya, menyatu pada dunianya, bagai menelan mentah buah simalakama. Terasa begitu pahit, namun begitu legit, itulah kamu wahai gadis bermata biru. Nasibmu dan nasibku bagai pinang dibelah kapak tumpul. Tidak rata, dan tidak seirama. Tak bisa menyatu, tak bisa mencapai titik temu. Itulah kamu, sosok yang kini menjadi abu-abu. Ada dan tiada, kini nasibmu tiada ada bedanya.

Hidup adalah perjuangan, begitulah kilahmu tatkala aku tanya kenapa kamu memilih menjadi sosok seperti itu. Sosok yang banyak orang mencibirnya, namun banyak juga orang yang mencarinya. Rela bayar mahal, demi sekedar untuk mendengar desah nafasmu yang binal. Bagimu, kehidupanmu kini adalah perjuangan, tak peduli seluruh dunia memakimu perempuan sundal. Bagimu apalah arti dunia, yang hanya bisa memaki tanpa bisa memberi sedikit rasa empati. Bagimu dunia itu tidak ada artinya, hanya sebatas tempat untuk mencari keping-keping permata yang kau berikan pada rakyat jelata. Sebagai penebus dosa di waktu muda, begitulah katamu. Selalu begitu. Di depanku, kau bercerita panjang lebar tanpa terkecuali. Seluruh ceritamu bagaikan meluruh jatuh di hadapanku. Begitulah katamu, selalu seperti itu setiap kali kita bertemu.

Read More

Saturday, April 9, 2016

Sungai Kata

Sungai kata, yang mengalir jauh menembus setiap batas ideologi yang hampir sama namun nyatanya berbeda. Melarutkan berbagai macam rasa, menghanyutkan berbagai macam jenis jiwa, mulai dari yang suka mengembara, suka mencinta, dan mereka yang hanya suka menuliskannya saja. Aliran katanya perlahan namun pasti akan mengalir dari setiap gurun gersang sekalipun. Tanpa terkecuali.


Sungai kata, yang mengalir jauh dari puncak kebesaran logika dan bermuara pada samudra kedalaman jiwa. Kebesaran logika yang mengakui dirinya ada, kebesaran logika yang mengakui bahwa dirinya manusia, dan mampu membedakannya antara dia dan mahluk hina melata di seberang alam sana. Kedalaman jiwa, hanya ada kedalaman yang tersisa dari setiap kata yang mengalir lewat sepuluh jari yang dibantu dua mata, hanya ada sisa rasa yang tertinggal di dasarnya, membuat cerukan, menjadikannya hamparan pemahaman baru.

Read More